Surialam Bacakan Teks Proklamasi Pada Upacara HUT RI Ke 73

Surialam Bacakan Teks Proklamasi Pada Upacara HUT RI Ke 73

 

Ketua DPRD Langkat Surialam, SE bacakan teks proklamasi pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tahun 2018. Upacara yang dilaksanakan di lapangan alun-alun Tengku Amir Hamzah Stabat itu dipimpin Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH sebagai inspektur upacara.

Upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) yang berasal dari utusan sekolah-sekolah di Kabupaten Langkat. Sebelum pengibaran bendera merah putih, Bupati Langkat terlebih dahulu menyerahkan bendera ke pembawa baki Puspita Indriani dari SMA Negeri 1 Tanjung Pura.

Bertindak sebagai penggerak dan pembentang bendera sebanyak 3 orang yaitu Alhajsyah Husaini dari SMAN 1 Hinai, Arif Muhidin dari SMAN I Secanggang dan Edo Prayogi dari SMAN 1 Hinai.

Derap langkah paskibra yang berjumlah 58 orang dengan jumlah masing-masing putra putri sebanyak 29 orang membuat suasana lapangan alun-alun Tengku Amir Hamzah begitu meriah disaksikan ribuan masyarakat Kabupaten Langkat yang ingin melihat secara langsung keramaian 17 Agustusan di kota Stabat.

Seluruh peserta upacara tampak berbaris rapi dan khidmat mengikuti jalannya upacara yang diikuti oleh PNS Pemkab Langkat yang kompak berpakaian seragam Korpri, siswa-siswa dari sekolah-sekolah di Stabat, organisasi kepemudaan dan pasukan dari TNI/Polri, dimana yang bertindak sebagai komandan upacara Hendri Nainggolan dari Batalion Arhanudse 11/BS.

Duduk di tribun kehormatan hadir juga Bupati Langkat terpilih Terbit Rencana Perangin-angin bersama istri, Ketua TP PKK Langkat, unsur Forkopimda bersama istri, para veteran pejuang kemerdekaan, pejabat eselon II Pemkab Langkat dan undangan lainnya.

Ketua DPRD Langkat Surialam, usai upacara yang dilanjutkan pelepasan defile pawai karnaval untuk memeriahkan HUT kemerdekaan di kota Stabat ini, saat itu mengatakan sangat berkesan peringatan HUT kemerdekaan ini, dahulu para pejuang berperang untuk memerdekaan negara ini, sekarang waktunya kita mengisi kemerdekaan itu dengan perjuangan yang tiada kenal kata henti yakni bagaimana membuat masyarakat dapat menikmati arti kemerdekaan itu.

“Misalnya membuat rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, menjalin komunikasi yang baik antara pimpinan, menghindari bentuk perselisihan yang dapat memecah belah persatuan dan sebagai seorang pimpinan harus mampu jadi panutan,” ujar Surialam.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply