Pimpinan DPRD Terima Audiensi Bawaslu Langkat

Pimpinan DPRD Terima Audiensi Bawaslu Langkat

 

 

Pimpinan DPRD Langkat yang terdiri dari Ketua Surialam, SE dan Wakilnya H. Sapta Bangun, SE dan Donny Setha, ST. SH. MH terima audiensi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Langkat di ruang Ketua DPRD Langkat, Senin (3/9).

Audiensi Bawaslu dalam rangka konsolidasi dan koordinasi demi suksesnya pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD serta pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019, sebut Ketua Bawaslu Husli Laili, S.Pd.I saat menyampaikan maksud audiensi.

Bawaslu Langkat periode 2018-2023 yang baru terbentuk terdiri dari empat anggota yaitu Ahmad Sayuti, SHI yang bertugas pada divisi hukum, data dan informasi, Riono Hardiman divisi pengawasan dan hubungan antar lembaga, Juliadi, SH. MH divisi penindakan pelanggaran dan Marhadenis Nasution, M.Hum divisi sengketa.

“Saya sendiri pada divisi organisasi dan sumber daya manusia,” ungkap Husli Laili memperkenalkan Komisioner Bawaslu.

Ketua DPRD Langkat Surialam, SE sangat menyambut baik audiensi Bawaslu, dengan harapan pertemuan ini bermanfaat bagi kedua belah pihak dan terjalin hubungan silaturahim yang baik juga karena sudah saling mengenal.

Anggota Bawaslu Marhadenis Nasution yang merupakan senior di Bawaslu Langkat pada audiensi itu mengatakan bahwa berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 bahwa kedudukan Bawaslu saat ini bersifat permanen seperti KPU, yang mana dulunya namanya Panwaslu masih bersifat ad hoc (sementara).

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan anggaran dari DPRD Langkat dalam hal kantor Bawaslu seperti kantor KPU Langkat karena saat ini kantor kami masih menyewa disebabkan keterbatasan anggaran, walaupun anggaran Bawaslu untuk pemilu nanti berasal dari pusat (APBN),” harap Marhadenis.

Ia juga menjelaskan bahwa dari 33 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Langkat salah satunya yang jumlah anggota Komisioner Bawaslu sebanyak lima orang dari delapan Kabupaten/Kota yaitu Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Mandailing Natal, Serdang Bedagai dan Kota Medan.

“Selain itu berjumlah tiga orang saja Komisioner Bawaslunya, hal ini berdasarkan jumlah penduduk,” papar Marhadenis.

Usai mendengarkan penjelasan Bawaslu, Wakil Ketua DPRD Langkat H. Sapta Bangun, SE mengatakan bahwa Bawaslu itu merupakan mitra DPRD, oleh karena itu anggaran Bawaslu yang berasal dari APBN agar dapat dipergunakan secara maksimal, tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.

“Tempatkan pegawai sekretariat Bawaslu yang mampu dalam mengelola administrasi dan anggaran,” ucap Sapta memberikan masukan.

Lanjut Sapta, Bawaslu itu merupakan orang-orang pilihan, dengan pengalaman yang sudah ada, secara pribadi saya berharap kedepannya orang-orang Bawaslu dapat bergabung di lembaga DPRD Langkat.

Donny Setha berharap adanya komunikasi yang baik antara Bawaslu dengan DPRD maupun pihak-pihak lain, karena komunikasi yang baik salah satu kunci kesuksesan.

Sementara itu, M. Syahrul, S.Sos anggota Komisi A yang turut hadir pada waktu itu mengatakan bahwa kegiatan Bawaslu sudah terukur, jadi diharapkan Bawaslu dapat mendeteksi penganggaran untuk perhelatan pemilu nanti.

Dipenghujung pertemuan, Ketua DPRD Langkat Surialam, SE mengharapkan kepada Bawaslu untuk dapat  bekerja dengan baik dalam hal pengawasan karena kita memahami tuntutan publik yang sangat besar terhadap kewenangan Bawaslu untuk menindak dugaan pelanggaran pemilu.

“Dan kami berharap Bawaslu dapat menciptakan pemilu yang bermartabat dan damai di Kabupaten Langkat,” pesan Ketua DPRD Langkat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply