DPRD Langkat Tindak Lanjuti Hasil Reses

DPRD Langkat Tindak Lanjut Hasil Reses

 

Untuk membicarakan pelaksanaan reses pimpinan dan anggota DPRD Langkat tahun 2019 yang hasilnya dituangkan menjadi pokok-pokok pikiran anggota DPRD Langkat yang merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Langkat, maka dilaksanakan rapat Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi-Fraksi DPRD Langkat dengan mengundang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jum’at (8/3).

Hadir pada rapat itu Asisten Administrasi Ekbangsos Drs. H. Hermansyah bersama Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Kadis Pendidikan, Kadis Prindag dan perwakilan Kepala OPD lainnya.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Surialam, SE itu, Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi-Fraksi berharap aspirasi masyarakat yang telah ditampung pada saat reses dapat diwujudkan dalam anggaran perubahan APBD 2019 atau R.APBD 2020.

“Prioritaskan infrastruktur jalan pada wilayah pesisir, karena kami sudah turun kelapangan, wilayah pesisir seakan tidak tersentuh pembangunan,” pinta Wakil Ketua DPRD Langkat H. Sapta Bangun, SE.

Senada dengan apa yang disampaikan Sapta, Ketua Fraksi PDI.P Kirana Sitepu juga mengungkapkan masih banyak jalan di Kabupaten Langkat yang belum diaspal.

“Perhatikan juga kualitas pembangunan, jangan dibangun tahun ini, tahun berikutnya sudah rusak dan kalau terus-terusan seperti ini bagaimana dapat dibangun di daerah lain,” keluh H. Ajai Ismail, SE Ketua Fraksi NasDem.

Kepala Bappeda H. Sujarno dalam rapat mengatakan bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang dihimpun melalui e-pokir semuanya diinput pada sistem Bappeda, sistem yang memilah langsung pendistribusian pokir itu.

“Misalnya pokir tentang infrastruktur masuk ke dinas PUPR, permasalahan ekonomi ke dinas perdagangan, lalu OPD tersebut yang nantinya menindak lanjuti,” jelas H. Sujarno.

Mendengar masih banyaknya jalan yang rusak dan belum beraspal pada rapat itu, Ketua Fraksi BSPN Makhruf Ritonga, SE memberi saran kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar dalam pengerjaan jalan sebaiknya dikerjakan dari ujung baru ke pangkal sehingga kalau ada lanjutan pengerjaan jalan tersebut yang dilalui truk material, maka jalan awal tidak rusak.

Saran Makhruf ini mendapat respon yang positif dari Kadis PUPR Ir. Julius sembari menjelaskan untuk pembangunan infrastruktur jalan diprioritaskan pada jalan kabupaten terlebih dahulu.

Julius juga mengatakan bahwa pokir DPRD sebenarnya sudah tertampung, keterbatasan anggaran yang menyebabkan tidak terealisasinya usulan-usulan pembangunan.

“Untuk tahun 2019, sesuai misi Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, pembangunan sektor pariwisata jadi prioritas dan Bulangta (Bukit Lawang dan Tangkahan) salah satunya akan jadi prioritas,” ungkap Julius.

Hadir dari Fraksi Partai Golkar M. Syahrul, S.Sos, Edi Bahagia, S.IP, Pujianto, SE, dari Fraksi Demokrat H. Faisal Haq, Ade Khairina Syahputri, SE, H. Agus Salim, dari Fraksi PDIP Romelta Ginting, Makmur Ginting, SE dari Fraksi NasDem, Ketua Fraksi HNB Sukirin, SE dan Agustinus Riza Kaban, SE dan Nurul Azhar Lubis, SH dari Fraksi BSPN yang turut memberi saran dan masukan pada rapat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply