DPRD Langkat Laksanakan Konsultasi Publik

DPRD Langkat Laksanakan Konsultasi Publik Ranperda Inisiatif

 

Bertempat di ruang rapat paripurna, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Langkat laksanakan acara konsultasi publik terhadap Ranperda inisiatifnya, Selasa (11/6).

Konsultasi publik dilaksanakan dalam rangka untuk mendapatkan masukan-masukan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan Ranperda inisiatif yang dibuat DPRD Langkat agar lebih sempurna lagi.

Hal itu disampaikan Ketua Bapemperda Nurul Azhar Lubis, SH saat menyampaikan maksud diadakannya acara sosialisasi/konsultasi publik terhadap Ranperda Wajib Belajar MDTA yang pertama disosialisasikan yang dihadiri para kepala sekolah SD, SLTP dan forum MDTA yang hadir sebagai peserta. Selain itu hadir narasumber pembanding terhadap Ranperda Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yakni Kadis Pendidikan DR. H. Saiful Abdi, Kasubbag Hukum Polres Langkat Iptu Maraganti Panggabean, SH. M.Hum, Kabag Kessos H. Syahrizal, S.Sos. M.Si dan yang mewakili Kakan Kemenag Langkat.

“Ada sebanyak tujuh Ranperda inisiatif DPRD yang akan disosialisasikan yakni Ranperda Wajib Belajar MDTA, Ranperda Larangan Membawa Hand Phone Ke Sekolah, Ranperda Penyelenggaraan Kearsipan, Ranperda Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan, Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja, Ranperda Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum dan Ranperda Pelayanan Publik,” sebut Nurul Azhar Lubis.

Ketujuh Ranperda itu disosialisasikan selama empat hari yakni dari tanggal 11, 17, 18 dan 19 Juni 2019.

Lebih lanjut Nurul Azhar mengharapkan kepada peserta dan narasumber untuk memberikan dukungan atas Ranperda Wajib Belajar MDTA karena dengan kondisi saat ini masih ada murid yang buta aksara Al-Qur’an dan diharapkan dengan lahirnya Perda ini moral dan akhlak jadi semakin lebih baik.

Sementara itu, anggota Bapemperda Fatimah, S.Si. M.Pd mengatakan Ranperda Wajib Belajar MDTA itu sangat penting karena jam pelajaran pendidikan agama islam di tingkat sekolah dasar hanya dua jam dalam sepekan sehingga dirasa sangat kurang, karena itu perlu ditambah jam belajarnya pada sekolah MDTA.

“Ranperda inisiatif ini bukti kecintaan DPRD Langkat terhadap masyarakat,” ucap Fatimah.

Dalam acara konsultasi publik itu, narasumber dan peserta konsultasi publik memberikan ide-ide dan pemikiran terhadap pengkayaan Ranperda yang disosialisasikan. Peserta juga berharap adanya perhatian pemerintah daerah terhadap para guru-guru MDTA dan bantuan ke sekolah MDTA setelah Ranperda ini disahkan menjadi Perda.

Sekretariat DPRD Langkat Gelar Halal Bi Halal

Hari Pertama Kerja, Sekretariat DPRD Langkat Gelar Halal Bi Halal

 

Hari pertama kerja usai libur hari Raya Idul Fitri 1440 hijriyah dimanfaatkan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat untuk menggelar acara silaturahmi yang dikemas dalam acara Halal Bi Halal.

Acara halal bi halal yang digelar secara sederhana itu dihadiri para ASN Sekretariat DPRD, Tim Ahli DPRD dan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Langkat dengan mengundang ustadz H. Zulkifli Ahmad Dian, LC dari Kementerian Agama Langkat sebagai penceramah yang dilaksanakan di halaman parkir Kantor DPRD Langkat, Senin (10/6).

Sekretaris DPRD Langkat Drs. Basrah Pardomuan dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur masih dipertemukan di bulan Syawal tahun ini sembari memohon maaf secara pribadi maupun keluarga dan sebagai pimpinan di Sekretariat DPRD.

“Suatu kebahagiaan dan kegembiraan di tahun kelima saya menjadi Sekretaris DPRD, tetap kita gelar acara halal bi halal seperti ini. Dengan acara ini, saya berharap jalinan tali silaturahim tetap terjaga dengan baik antara sesama pegawai Sekretariat DPRD,” ucap Basrah.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat DPRD atas kehadiran seluruh PNS dihari pertama kerja itu.

“Terus tunjukkan kinerja kita sebagai PNS di Sekretariat DPRD, terutama dalam melayani tugas-tugas anggota DPRD Langkat dan pelayanan kepada masyarakat,” ajak Sekretaris DPRD.

Lanjutnya berharap, semangat idul fitri hendaknya terpatri dalam diri, dengan senantiasa rendah diri untuk meminta maaf dan memaafkan serta menjaga tali silaturrahim dan memperkuat kekompakan antara seluruh pegawai dalam bekerja.

Sementara itu ustadz H. Zulkifli Ahmad Dian, LC dalam tausiyahnya juga menyampaikan kepada pegawai Sekretariat DPRD agar dapat meningkatkan kinerjanya sebagaimana makna dari bulan Syawal yang berarti peningkatan.

Ustadz juga mengingatkan kepada yang hadir untuk terus meningkatkan ibadah, dengan tidak berhenti di bulan Ramadhan saja. Lanjutkan kebiasaan baik yang telah dilaksanakan di bulan Ramadhan seperti sholat malam dan dapat terus berbagi rezeki kepada sesama dan tetap jalin silaturahim agar dosa-dosa kita terampuni.

Acara halal bi halal di pagi itu ditutup dengan makan bersama dan saling bersalaman antara sesama yang hadir untuk bermaaf-maafan.