Banggar DPRD Langkat Bahas LPJ Bupati

Banggar DPRD Langkat Bahas LPJ Bupati

 

Setelah disampaikannya laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2018 oleh Bupati Langkat dalam rapat paripurna DPRD beberapa waktu yang lalu, maka Badan Anggaran DPRD secara maraton lakukan pembahasan LPJ dimaksud.

Sebanyak 39 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 23 Camat diundang ke DPRD Langkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk menjelaskan penggunaan anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD 2018.

Pada pembahasan lanjutan di hari Sabtu (13/7), masing-masing anggota Badan Anggaran (Banggar) memberikan pertanyaan, kritik maupun saran terhadap realisasi maupun yang belum terealisasi atas target realisasi program dan kegiatan yang telah direncanakan Kepala OPD selaku pengguna anggaran yang bertanggung jawab.

Seperti dari Dinas Perhubungan (Dishub), menerangkan bahwa dinasnya over target dari yang ditetapkan. Namun anggota Banggar, Nurul Azhar Lubis, SH berharap kepada Kepala Dishub walaupun retribusi parkir, retribusi terminal dan retribusi uji kenderaan bermotor melampaui target, tapi perlu memfungsikan terminal yang tidak berfungsi seperti terminal di Pangkalan Berandan.

Selain itu, Nurul Azhar juga mengingatkan Kadispora untuk menginisiasi suatu event besar di Kabupaten Langkat yang dapat memajukan pendapatan, seperti dari sektor pariwisata dan mampu menghidupkan sektor industri UKM, juga pendapatan masyarakat dari sektor lainnya.

Anggota Banggar, H. Rahmanuddin Rangkuti, SH. MKn juga mengingatkan Dishub agar lebih ketat lagi melaksanakan razia terhadap truk-truk Galian C yang melebihi tonase.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Surialam, SE, anggota Banggar M. Syahrul, S.Sos mengingatkan Kepala OPD terhadap pengelolaan aset daerah, sehingga kedepannya Pemkab Langkat dapat opini WTP.

Terhadap pembahasan anggaran Kecamatan, Nurul Azhar Lubis mengingatkan para Camat agar kejadian terbakarnya pabrik mancis di desa Sambi Rejo menjadi pembelajaran agar tidak terjadi lagi kejadian yang sama dikemudian hari.

“Jangan ada kompromi terhadap usaha-usaha yang tidak memiliki izin dan tidak ada istilah Camat tidak mengetahui kondisi daerahnya,” ketus Nurul Azhar.

Selain Nurul Azhar, anggota Banggar H. Ajai Ismail, SE meminta para Camat agar lebih memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kabupaten Langkat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply