Bupati dan Ketua DPRD Langkat menandatangani SK dan Berita Acara Perda P.APBD 2019 disaksikan Wakil Ketua DPRD dan Sekda

Perubahan APBD Kabupaten Langkat Tahun 2019 Disahkan

Perubahan APBD Kabupaten Langkat Tahun 2019 Disahkan

 

Sebesar Rp. 2.446.451.121.715,37 perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat tahun anggaran 2019 disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat yang digelar, Rabu (28/8).

Pada perubahan ABPD ini bertambah 629 milyar lebih dari APBD 2019 yang sebelumnya sebesar 1,8 triliun.

Proses pengesahan perubahan APBD ini sebelumnya dimulai dengan pembahasan di Komisi A-D bersama dengan mitra kerja komisi dan terakhir di bahas dalam rapat Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan OPD terkait, sebut Ketua DPRD Langkat Surialam, SE yang memimpin rapat paripurna didampingi Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga, SE.

Pengesahan/persetujuan perubahan APBD dalam rapat paripurna DPRD Langkat, ditandai dengan ditandatanganinya Surat Keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dengan Pimpinan DPRD Langkat terhadap Perda perubahan APBD 2019.

Sebelum disahkan, juru bicara badan anggaran, Ir. Antoni membacakan hasil kerja badan anggaran dan juga fraksi-fraksi DPRD Langkat memberikan pendapat akhir fraksinya yang menyatakan menyetujui Ranperda perubahan APBD dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah.

“Badan Anggaran berharap agar serapan anggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat dimaksimalkan, adanya pemerataan rehab-rehab sekolah yang bersifat prioritas dan perlunya dibuat suatu program peningkatan sektor pariwisata sesuai visi dan misi Bupati Langkat periode 2019-2024,” sebut Antoni membacakan beberapa poin yang menjadi catatan penting dalam hasil kerja Badan Anggaran DPRD Langkat.

Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengesahan perubahan APBD 2019 ini.

“Dengan semangat kemitraan dan kebersamaan, akhirnya pembahasan dan penetapan perubahan APBD ini dapat berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Bupati Langkat.

Bupati juga mengapresiasi pandangan dan tanggapan anggota dewan terhadap perubahan APBD yang menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab moral sebagai fungsi kontrol lembaga legislatif yang tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Wakil Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, segenap anggota DPRD Langkat, perwakilan usur Forkopimda Langkat, Sekdakab Langkat, para pejabat Pemkab Langkat dan undangan lainnya.

Perubahan APBD Langkat 2019 Disampaikan Ke DPRD

Perubahan APBD Langkat 2019 Disampaikan Ke DPRD

 

Setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Langkat, DPRD Langkat menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun 2019, Senin (19/8).

Sebelumnya, Bupati Langkat bersama DPRD Langkat telah menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara yang telah dibahas Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah sebagai dasar dalam penyusunan perubahan APBD Tahun 2019.

Sebesar Rp. 2.446.451.121.715,37 perubahan APBD 2019 yang disampaikan Bupati Langkat melalui penjelasannya yang dibacakan Wakil Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dihadapan rapat paripurna yang dihadiri segenap anggota dewan.

Dalam penjelasannya, Pemkab Langkat dalam mengajukan perubahan APBD telah memperhatikan aspek teknis, legalitas dan aspek material yang dapat menjamin terciptanya akuntabilitas anggaran dan mempermudah proses evaluasi serta pengendalian anggaran.

Selanjutnya Ketua DPRD Langkat Surialam, SE yang memimpin rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Ralin Sinulingga, SE bersama Wakil Bupati Langkat menandatangani Berita Acara penyerahan Ranperda perubahan APBD 2019.

Untuk diketahui, perubahan APBD dimungkinkan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, terdapat keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, serta keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang berjalan sesuai dengan Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri nomor 38 tahun 2018 tentang Petunjuk Penyusunan APBD tahun 2019.

Akhirnya Ketua DPRD menskoor rapat paripurna usai fraksi-fraksi DPRD Langkat menanggapi perubahan APBD yang disampaikan melalui pandangan umum fraksinya.

Ketua DPRD Jadi Irup HUT RI di MAN 3 Langkat

Ketua DPRD Jadi Irup HUT RI di MAN 3 Langkat

 

Momentum upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 di sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Langkat yang berada di Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat menjadi sangat spesial bagi murid-murid dan dewan guru yang mengikuti upacara.

Pasalnya, bertindak sebagai inspektur upacara yakni Ketua DPRD Kabupaten Langkat Surialam, SE yang kedatangannya dikalungkan bunga tanda kehormatan dari sekolah MAN 3 Langkat, Sabtu (17/8).

Selain itu, momen yang paling dinantikan yakni pengibaran bendera merah putih oleh 16 orang pasukan pengkibar bendera dari siswa-siswi kelas X dan XI MAN 3 yang dipimpin Danton Imron Hadi Dwinata dan yang bertugas sebagai penggerak dan pembentang bendera sebanyak 3 orang yaitu M. Habib Hafis, Anggoro Pradana dan Dinda Ramadhani yang berjalan lancar hingga bendera merah putih berkibar diujung tiang bendera.

Suasana upacara yang begitu khidmat dengan komandan upacara Erwanda Siddiq yang diikuti ratusan murid yang berbaris rapi memadati halaman sekolah semakin bertambah saat Ketua DPRD Langkat memekikkan kata “merdeka” saat membuka awal pidatonya.

Dalam pidato tertulis Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin yang dibacakan Ketua DPRD Langkat itu mengulas kisah kemerdekaan Indonesia, dimana didalamnya peran pemuda mempunyai andil dalam memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Sesuai tema SDM Unggul Indonesia Maju pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, maka untuk menjadi bangsa yang kuat, kita harus mempersiapkan kemampuan sumber daya manusia yang handal yakni SDM yang siap menghadapi tantangan sesuai zamannya,” sebut Ketua DPRD motivasi pelajar.

Lebih lanjut, dalam pesan Bupati mengingatkan kepada pelajar untuk menghindari segala bentuk perbuatan yang membuat kita terlena, seperti bersikap bermalas-malasan atau tidak peduli dengan masa depan, penggunaan media sosial yang salah peruntukannya, pergaulan bebas, mencoba obat-obatan terlarang atau narkoba, yang semuanya itu adalah jurang kehancuran yang pasti membawa penyesalan.

“Apa yang kita tanam, itulah yang kelak akan kita panen, tanamkan kebaikan, tanamkan keseriusan dalam belajar, kelak kalian akan menikmati hasilnya dan kunci keberhasilan adalah akhlak, yakni berakhlak yang baik dan taat kepada orang tua serta berakhlak dan patuh kepada guru,” sebut Surialam membacakan amanat Bupati untuk sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Langkat.

DPRD Langkat Gelar Paripurna Dengarkan Tiga Pidato Presiden

DPRD Langkat Gelar Paripurna Dengarkan Tiga Pidato Presiden

 

DPRD Kabupaten Langkat menggelar rapat paripurna yang merupakan agenda tahunan dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui siaran televisi menjelang peringatan HUT RI ke-74 di gedung DPRD Langkat, Jum’at (16/8).

Ada tiga agenda mendengarkan pidato presiden yang didengarkan yaitu pidato pada sidang tahunan MPR-RI tahun 2019, pidato kenegaraan dalam rangka HUT kemerdekaan RI pada sidang bersama DPR dan DPD-RI serta pidato presiden dalam rangka penyampaian RUU APBN tahun 2020 beserta nota keuangannya.

Tiga agenda itu sesuai surat Menteri Sekretaris Negara Nomor : B-780/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2019 tanggal 23 Juli 2019 tentang pedoman peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia 2019, sebut Ketua DPRD Langkat Surialam, SE yang memimpin rapat paripurna.

Presiden Jokowi yang berpakaian adat Sasak dari Nusa Tenggara Barat dalam pidatonya menyampaikan sejumlah hal, antara lain pentingnya menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, sebab semangat persatuan dan kesatuan itulah yang mengantarkan bangsa Indonesia menjadi negara yang merdeka.

Selain itu, kita harus berani menerima era keterbukaan, mampu berkompetisi, tidak berhenti berkreasi dan berinovasi, lanjutnya.

“Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus mampu dimanfaatkan secara optimal di era sekarang ini, kita butuh SDM unggul dan berakhlak,” ujar Presiden.

Pada pidato presiden dalam rangka penyampaian RUU tentang R.APBN tahun anggaran 2020 yang berlangsung pada pukul 14.00 Wib, presiden menyampaikan rencana pemindahan ibu kota Jakarta se salah satu wilayah di Kalimantan.

Dalam pengantar nota keuangan tahun 2020 itu juga, presiden memastikan pada tahun 2020 tidak ada kenaikan gaji untuk PNS. Meski tidak ada kenaikan gaji, presiden memastikan ASN tetap akan mendapatkan gaji ke-13 juga THR.

Dipenutup rapat paripurna, Ketua DPRD Langkat berharap segenap penyelenggara pemerintahan di daerah untuk senantiasa menyamakan persepsi dan menigkatkan koordinasi agar pelaksanaan program pembangunan di daerah dapat terlaksana dengan baik.

Rapat paripurna dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, Dandim 0203, Kapolres, Kajari, Ketua PA dan Ketua PN, Kepala BNN, Sekda, para Kepala OPD, Ketua TP. PKK, Ketua IKD dan undangan lainnya.

Berandan Bumi Hangus Ke 72 Diperingati

Berandan Bumi Hangus Ke 72 Diperingati

 

Diawali dengan pelepasan pawai karnaval oleh Bupati Langkat bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Kepala BNN dan para Komandan Satuan TNI/Polri di tribun kehormatan depan rumah dinas Camat Babalan, peringatan Berandan Bumi Hangus ke-72 di peringati, Selasa (13/8).

Usai pelepasan pawai karnaval yang diikiti oleh pelajar tingkat SD, SLTP dan SLTA, acara dilanjutkan ke lapangan petrolia Pangkalan Berandan dimana setiap tahunnya di tanggal 13 Agustus, Berandan Bumi Hangus diperingati.

Hadir dalam acara itu Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Staf Ahli Gubsu Bidang Ekonomi, Aset, Keuangan dan SDM Dr. H. Agus Tripryono, Manager Area PT. Pertamina (Persero) RU II Cabang Dumai Pangkalan Berandan, para veteran dan para pejabat di jajaran Pemkab Langkat serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Langkat Surialam, SE dalam kata sambutannya mengatakan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas peringatan Berandan Bumi Hangus.

Sebagaimana diketahui peristiwa Berandan Bumi Hangus merupakan peristiwa sejarah, dimana Pangkalan Berandan yang merupakan kota berdirinya Pertamina pertama di Indonesia di bumi hanguskan atau diledakkan oleh pejuang-pejuang kemerdekaan Indonesia agar penjajah dari negeri Belanda yang berniat menguasai kota minyak tersebut tidak bisa menguasai hasil bumi Indonesia.

“Untuk itu kita harus dapat menghargai jasa-jasa para pahlawan dan semangat nasionalisme dapat tertanam dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajak Ketua DPRD.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin pada pidatonya menjelaskan bahwa acara Berandan Bumi Hangus merupakan wujud kecintaan kita atas perjuangan para pejuang yang telah membuktikan daerah ini pernah mencatatkan diri dalam tinta emas lembaran sejarah perjuangan bangsa, dengan turut andil bagi tegaknya semangat mempertahankan kemerdekaan.

Peristiwa heroik Berandan Bumi Hangus ini sambung Bupati, mengandung semangat pantang menyerah dan rela berkorban yang harus terus digelorakan dari waktu ke waktu.

Sementara itu Gubsu mengatakan peringatan Berandan Bumi Hangus patut untuk dikenang, semangat patriotik harus ditanamkan dan terbangun, sebagai energi penggerak pembangunan dan menjunjung tinggi solidaritas dan kebersamaan untuk membangun Kabupaten Langkat.

“Selaku pemerintah Provsu, kami menghimbau kepada masyarakat Langkat, agar peringatan Berandan Bumi Hangus kali ini, dapat meningkatkan semangat untuk melakukan berbagai kegiatan yang bernilai positif  dan bermafaat bagi diri pribadi maupun masyarakat,” uangkapnya.

KUPA/PPAS P.APBD Langkat Ditandatangani

KUPA/PPAS P.APBD Langkat Ditandatangani

 

Setelah melalui pembahasan Badan Anggaran DPRD Langkat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), akhirnya Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD Langkat tahun anggaran 2019 ditandatangani dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat yang digelar Senin (12/8).

Rapat paripurna digelar untuk memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD yang mengamanatkan bahwa KUPA/PPAS yang telah mendapat nota kesepakatan ditandatangani oleh Bupati dan pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Langkat Surialam, SE yang memimpin jalannya rapat paripurna.

Adapun jumlah KUPA/PPAS P.APBD 2019 berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran dengan TAPD disepakati pendapatan daerah bertambah Rp. 507.868.838.367,- yang semula Rp. 1.819.053.849.623,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.326.922.687.990,-

“Untuk belanja daerah disepakati bertambah Rp. 629.397.272.092,37 dari semula anggaran murni Rp. 1.817.053.849.623,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.446.451.121.715,37 dan pembiayaan netto sebesar Rp. 127.487.984.419,37,” sebut Ir. Antoni anggota DPRD Langkat yang membacakan secara rinci hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD dengan TAPD terhadap KUPA/PPAS P.APBD 2019.

Rangkaian kegiatan itu ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUPA/PPAS perubahan APBD oleh Bupati bersama pimpinan DPRD Langkat.

Usai ditandatangani nota kesepakatan, Ketua DPRD Langkat menjelaskan bahwa hal itu menjadi acuan dan pedoman dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran perangkat daerah serta penyusunan rancangan perubahan APBD Langkat tahun anggaran 2019.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada DPRD Langkat dengan semangat kemitraan dan kebersamaan, sehingga KUPA/PPAS P.APBD 2019 dapat disepakati.

“Saran-saran DPRD Kab. Langkat akan menjadi masukan yang berarti bagi kami dalam penyempurnaan perencanaan dan teknis pelaksanaan program/kegiatan dimasa mendatang,” ujar Bupati.

Hadir dalam rapat paripurna Wakil Bupati H. Syah Afandin, SH, Wakil-Wakil Ketua DPRD Langkat H. Sapta Bangun, SE dan Dr. Donny Setha, ST. SH. MH, perwakilan unsur Forkopimda, Sekda, kepala OPD serta undangan lainnya.

Sekretariat DPRD Langkat Gelar Perpisahan

Sekretariat DPRD Langkat Gelar Perpisahan

 

Untuk kesekian kalinya Sekretariat DPRD Langkat dibawah pimpinan Drs. Basrah Pardomuan adakan perpisahan setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat DPRD yang memasuki masa pensiun.

Kali ini digelar acara perpisahan Kepala Bagain Hukum dan Risalah Sekretariat DPRD Langkat H. Zurwansyah, SH yang telah betugas 13 tahun 10 bulan sebagai pejabat struktural eselon tiga di Sekretariat DPRD Langkat dengan acara yang sederhana dan penuh kekeluargaan, Jum’at (2/8).

Hadir di acara itu para Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat DPRD, para Tim Ahli Sekretariat DPRD dan mantan-mantan PNS Sekretariat DPRD yang telah pensiun juga diundang.

Sekretaris DPRD Langkat dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas pengabdian Kabag Hukum dan Risalah, semoga pengabdian yang telah dikerjakan menjadi amal kebaikan.

Ia mengingatkan kepada ASN Sekretariat DPRD agar dapat meneladani apa-apa yang telah dibuat Kabag Hukum dan Risalah dengan kompleksitas pekerjaannya.

“Kita tularkan kebaikan-kebaikan yang telah dicontohkannya,” ajak Sekretaris DPRD Langkat.

Hari ini lanjut Basrah, sengaja kita undang mantan-mantan pensiunan PNS Sekretariat DPRD agar tali persaudaraan diantara kita tetap terus terjaga sampai kapan pun dan dimana pun karena mereka masih keluarga besar Sekretariat DPRD Langkat.

Sementara itu H. Zurwansyah dalam ucapan perpisahannya, memohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan selama bertugas baik sengaja maupun tidak sengaja.

“Tidak ada manusia yang sempurna, pasti ada kesalahan dan kekhilafan karena itu saya atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf,” ucap H. Zurwansyah dengan nada sedih.

Semoga perpisahan tidak menjadi penghalang jalinan tali silaturahim yang telah terajut dengan baik diantara kita semua, harapnya.

DPRD Langkat Bantu Mediasi Persoalan Tenaga Kerja

DPRD Langkat Bantu Mediasi Persoalan Tenaga Kerja di PLTU

 

Terkait unjuk rasa ratusan warga dari Desa Tanjung Pasir, Desa Sei Siur, Desa Pintu Air dan Desa Alur Cempedak Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat yang memblokir jalan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Pangkalan Susu pada Selasa (23/7/2019) sore, DPRD Kabupaten Langkat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan pengunjuk rasa, perwakilan PLN Pangkalan Susu serta perwakilan PT. Tisa & Duta dan PT. Palma selaku vendor dan dihadiri Camat Pangkalan Susu Tengku Fahrizal Azmi, Kapolsek Pangkalan Susu AKP Slamet Riyadi, serta 4 Kepala Desa dari masyarakat yang berunjuk rasa, Jum’at (26/7/2019) sore.

Dalam RDP yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Langkat Donny Setha tersebut, terungkap bahwa masyarakat sekitar PLTU berharap dapat bekerja di PLTU.

Perwakilan PLN Pangkalan Susu, Arifin mengatakan bahwa selama ini untuk pembangunan PLTU memang telah mempekerjakan masyarakat sekitar sekitar 60-70 persen.

Dalam hal ini lanjut Arifin, bahwa PLN Pangkalan Susu hanya pemakai jasa dari vendor yang membangun PLTU. Atas musyawarah untuk memenuhi permintaan masyarakat yang berunjuk rasa, PLN dan vendor sepakat menambah 15 orang karyawan dari warga sekitar.

M. Ridwan dari PT. Tisa & Duta berharap 15 orang yang akan kami terima benar-benar orang-orang yang profesional karena ada posisi-posisi tertentu yang memang harus memiliki keahlian khusus jadi tidak bisa diberikan kepada yang tidak profesional.

Dalam RDP itu juga terungkap pengakuan 8 orang mantan pekerja yang menyebutkan adanya pungli dalam proses perekrutan pekerja di PLTU Pangkalan Susu oleh beberapa oknum.

Mendengar pengakuan itu, Donny langsung meminta kepada Kasat Intel Polres Langkat Edi Saragih, SH yang juga hadir dalam pertemuan itu agar dapat memproses secara tuntas pengakuan mantan pekerja itu.

“Kami berharap Polres Langkat dapat memproses secara hukum dalam kasus ini agar ada efek jera,” tegas Donny.

Donny Setha mengatakan maksud dilaksanakan RDP ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan warga, sehingga tidak ada lagi perselisihan dengan ada berdirinya PLTU Pangkalan Susu karena PLTU ini dapat menambah perubahan yang baik bagi Kabupaten Langkat.

Bupati dan Ketua DPRD menandatangani SK dan Berita Acara Pengesahan RPJMD disaksikan Wakil Ketua DPRD, Sekda dan Sekretaris DPRD Langkat

RPJMD Kabupaten Langkat Disahkan

RPJMD Kabupaten Langkat Disahkan

 

Melalui rapat paripurna tahun kelima, rapat kesembilan, masa persidangan ketiga, DPRD Kabupaten Langkat sahkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024 yang merupakan penjabaran visi, misi dan program Bupati Langkat lima tahun kedepan, Kamis (1/8).

Diakhir masa jabatan anggota DPRD Langkat yang berakhir di bulan Oktober 2019 ini, Ketua DPRD Langkat Surialam, SE selaku pimpinan rapat berharap pemerintah daerah mampu merealisasikan isi RPJMD dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan kemajuan Kabupaten Langkat.

Surialam mengatakan, setelah disahkannya Ranperda RPJMD ini kemudian akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara guna dievaluasi.

“Apabila ada perbaikan, mari sama-sama kita berkumpul kembali untuk melakukan penyempurnaan atas evaluasi gubernur dengan menindak lanjutinya,” ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara pansus Ir. Antoni membacakan hasil kerja pansus yang telah membahas RPJMD dengan maksimal bersama Bappeda Langkat telah sepakat Ranperda RPJMD dapat dijadikan Perda.

Walaupun sepakat, pansus berharap catatan-catatan perbaikan yang diharapkan pansus dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

Sama halnya yang disampaikan pansus, fraksi-fraksi DPRD Langkat melalui pendapat akhir fraksinya menyetujui disahkannya RPJMD, semoga visi Bupati Langkat ingin “mewujudkan Langkat yang maju, sejahtera dan religius, melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berwawasan lingkungan” dapat tercapai.

Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Panitia Khusus DPRD Langkat dan pihak-pihak terkait yang telah mencurahkan waktunya dalam membahas RPJMD.

“Berbagai saran, kritikan dan ide-ide untuk perbaikan dan kesempurnaan dokumen RPJMD, akan menjadi catatan eksekutif untuk penyempurnaan, baik dokumen maupun pelaksanaan RPJMD kedepan nantinya,” ujar Bupati Langkat.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut segenap anggota DPRD Langkat, perwakilan usur Forkopimda Langkat, Sekdakab Langkat, para pejabat Pemkab Langkat dan undangan lainnya.