Pimpinan DPRD Langkat Tinjau Sekolah Rusak

Pimpinan DPRD Langkat Tinjau Sekolah Rusak

 

Bertempat di Sekolah Dasar (SD) Negeri Nomor 057221 Desa Lalang Kecamatan Tanjung Pura, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Surialam bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Antoni tinjau sekolah tersebut yang kondisinya dalam keadaan rusak, Jum’at, (29/1/2021).

Peninjauan yang mereka lakukan atas laporan salah seorang Tokoh Masyarakat Desa Lalang. Atas dasar itu, Pimpinan DPRD Langkat usai sholat Jum’at langsung menuju lokasi sekolah.

Dalam peninjauan itu diketahui kondisi plafon ruang kelas SD rusak parah. Kepala SD Ratna Sari Dewi Siregar berharap kepada Pimpinan DPRD Langkat dapat membantu sehingga kondisi SD Negeri Nomor 057221 Desa Lalang menjadi lebih baik.

“Kami dari pihak sekolah berharap bantuan bapak-bapak Pimpinan DPRD Langkat, agar sekolah kami dapat diperbaiki,” pinta Ratna Sari Dewi.

Pimpinan DPRD Langkat mengungkapkan turut keprihatinannya dengan kondisi SD. Mereka pun berjanji akan menindak lanjuti dengan sesegera mungkin.

Setelah kedua Pimpinan DPRD Langkat berdiskusi, akhirnya mereka langsung menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Langkat.

Hasil dari komunikasi tersebut, maka di tahun 2021 kondisi yang rusak di SD Negeri Nomor 057221 Desa Lalang Kecamatan Tanjung Pura akan dilakukan perbaikan.

Usai mendengarkan penjelasan Pimpinan DPRD Langkat, Kepala Sekolah beserta beberapa guru dan tokoh masyarakat yang mendampingi peninjauan dalam ruangan kelas itu pun mengucapkan terima kasihnya kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD Langkat.

Komisi D DPRD Langkat Undang Kontraktor Jalan Tol

Komisi D DPRD Langkat Undang Kontraktor Jalan Tol

 

Sebagai bentuk menjalankan fungsi pengawasan, Komisi D DPRD Kabupaten Langkat yang membidangi pembangunan undang pihak PT. Hutama Karya Infrastruktur (PT. HKI) selaku kontraktor proyek jalan tol lintas sumatera dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi D, Rabu (13/1/2021).

M. Bahri, SH. MH selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Langkat yang memimpin rapat menyambut baik proyek jalan tol Binjai-Langsa ini dapat berjalan dengan lancar.

“Namun proyek ini juga menyisakan permasalahan di masyarakat Kabupaten Langkat yang merupakan daerah lintasan pembuatan jalan tol akibat mobilisasi armada angkutan proyek,” ungkap Bahri kepada pihak PT. HKI yang dihadiri Project Manager Zona 1 I Made Oka dan Project Manager Zona 2 Anas Firmanto beserta beberapa pekerja PT. HKI.

Bahri menambahkan, akibatnya jalan jadi rusak dan debu yang mengganggu masyarakat sekitar disebabkan truk pengangkut material yang membawa pasir, tanah dan material lainnya.

Anggota Komisi D, H. Ajai Ismail, SE juga berharap kepada PT. HKI agar material untuk pengerjaan proyek jalan tol diambil dari Kabupaten Langkat agar dapat menambah pendapatan asli daerah.

Selain itu Acai (panggilan Ajai Ismail) meminta ganti rugi terhadap tanah maupun bangunan masyarakat akibat pengerjaan proyek dapat segera diselesaikan oleh PT. HKI.

I Made Oka dalam penjelasannya mengatakan PT. HKI bertanggung jawab terhadap kerusakan akibat proyek jalan tol.

“Kami menyadari kegiatan proyek ini pasti akan mengganggu masyarakat sekitar proyek, namun kami tidak akan menutup mata terhadap permasalahan ini,” ujarnya.

Ia pun mengatakan bahwa PT. HKI akan memperbaiki jalan-jalan yang rusak seperti sedia kala.

“Kami berharap kepada masyarakat yang terganggu akibat aktivitas proyek untuk melaporkan ke kantor PT. HKI di masing-masing zona, gah usah ada demo dan tidak perlu khawatir, semua pengaduan pasti kami proses,” ungkap I Made Oka dihadapan pimpinan dan anggota Komisi D juga beberapa masyarakat Kecamatan Padang Tualang yang hadir dalam RDP.

Dalam keterangannya, proyek jalan tol ruas Binjai-Langsa seksi Binjai-Pangkalan Brandan dengan panjang jalan utama 57,52 kilo meter yang dibagi dalam 5 zona yakni zona 1 Binjai ke Desa Karang Rejo, zona 2 Desa Karang Rejo ke Sei Wampu, zona 3 Sei Wampu ke Batang Serangan, zona 4 khusus jembatan Sei Wampu dan Batang Serangan dan zona 5 dari Batang Serangan menuju ke Pangkalan Brandan.

“Dari 57,52 kilo meter itu, ruas Binjai-Stabat sepanjang 12,31 km, ruang Stabat-Tanjung Pura 26,25 km dan ruas Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 18,96 km,” pungkasnya.

Turut hadir dalam RPD tersebut Dinas Perhubungan Langkat, Dinas Lingkungan Hidup dan Camat Padang Tualang.

Pihak PT. HKI memberikan penjelasan di RDP Komisi D.

Pihak PT. HKI memberikan penjelasan di RDP Komisi D.

Sekretariat DPRD Langkat Adakan Lomba Senam Otak

Sekretariat DPRD Langkat Adakan Lomba Senam Otak

 

Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat Basrah Pardomuan lombakan senam otak antara Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Langkat dengan pegawai Sekretariat DPRD Langkat, Selasa (26/1/2021).

Bertempat di ruang rapat paripurna, Basrah menilai secara langsung gerakan senam otak yang diperagakan kedua grup yang sedang berlomba disaksikan para pegawai Sekretariat DPRD Langkat yang ikut menyaksikan lomba.

Usai menyaksikan lomba, Basrah menuturkan bahwa lomba senam otak sengaja dibuatnya untuk menambah semangat kebersamaan antara anggota DWP dengan pegawai Sekretariat DPRD Langkat.

Selain itu ucap Basrah, kita juga peduli dengan olahraga senam, senam otak juga bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh serta untuk meningkatkan dan mengasah otak dengan gerakan tertentu.

“Keseragaman, keserasian gerak dan menikmati gerakan senam otak itu sendiri yang saya nilai,” sebut Basrah yang menilai lomba tersebut.

Dua-duanya bagus ujarnya dan bahkan karena sulit untuk menentukan, Sekretaris DPRD menggabungkan kedua grup untuk melakukan gerakan senam otak secara bersamaan.

Akhirnya dipilih grup DWP Sekretariat DPRD yang berhak mendapatkan hadiah dari Sekretaris DPRD Langkat sebagai juara 1.

Selain memberikan hadiah bagi pemenang lomba senam otak, dikesempatan itu juga diberikan hadiah bagi pemenang foto pasangan terbaik PNS Sekretariat DPRD Langkat pada saat Hari Jadi Kabupaten Langkat ke 271 tahun 2021 yang hadiahnya dari Nyonya Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat dan dari Sekretaris DPRD Langkat.

Hari Jadi Kabupaten Langkat Ke 271 Diperingati

Hari Jadi Kabupaten Langkat Ke 271 Diperingati

 

Hari Jadi Kabupaten Langkat yang setiap tahunnya diperingati tanggal 17 Januari sesuai Peraturan Daerah nomor 11 tahun 1995 tentang Hari Jadi Kabupaten Daerah Tingkat II Langkat merupakan momentum yang acara puncaknya ditandai dengan digelarnya rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Langkat, Minggu (17/1/2021).

Dengan balutan busana melayu para peserta rapat dan tamu yang hadir sebagai tanda Kabupaten Langkat disebut tanah melayu, rapat paripurna dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Langkat ke 271 tahun (17 Januari 1750 – 17 Januari 2021) diselenggarakan secara sederhana dan menyesuaikan protokol kesehatan covid-19.

Ketua DPRD Langkat Surialam yang memimpin rapat paripurna dengan ucapan tabek sebagai salam pembuka adat melayu dan beberapa pantun sebagai ciri khas melayu mengucapkan selamat datang kepada para tamu yang diundang.

“Langkat adalah tanah melayu tempat lahirnya pujangga Tengku Amir Hamzah, sehingga disetiap acara pemerintahan kami tetap menyampaikan pantun,” ucapnya setelah membuka rapat paripurna dengan beberapa pantun.

Ketua DPRD Langkat mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat dimaknai sebagai momen untuk merefleksikan perkembangan Kabupaten Langkat dari masa ke masa.

Dikesempatan itu, Ketua DPRD Langkat mengajak kepada 14 etnis yang ada di Kabupaten Langkat (melayu, jawa, karo, mandailing, banjar, batak toba, aceh, minang, banten, dairi, simalungun, bali, tionghoa dan nias) untuk saling menjaga keharmonisan dengan saling menghormati antar suku, antar agama dan antar golongan.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin menyampaikan bahwa dirinya bersama wakilnya H. Syah Afandin akan memegang teguh komitmen untuk membangun Langkat secara lahir dan batin, sekuat kemampuan dan menyatakan tidak akan pernah merubah tatanan kehormatan pendiri awal Kabupaten Langkat, sebagai tanah melayu.

“Sebab kami sadar, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Adat dijunjung, lembaga disanjung dan pusaka sama dijaga. Dimana adat diisi, disitu pula lembaga dituang,” tegasnya.

Sementara Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang diwakili Sekda Provsu Sabrina dalam pidatonya mengucapkan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke 271.

Ia berpesan kepada masyarakat Kabupaten Langkat untuk berterima kasih kepada para pendahulu dan pelaku sejarah yang telah mengabdikan diri di Bumi Langkat. Selain itu agar dapat memelihara dan melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mempercepat pembangunan di sektor pariwisata, termasuk untuk mengembangkan Bukit Lawang dan Tangkahan di Kabupaten Langkat menjadi destinasi wisata kelas dunia. Untuk itu, kami mengajak lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif untuk bersatu padu guna mensukseskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Langkat,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut; Sultan Langkat, Anggota DPR-RI Prof. Johar Arifin Husin, Tuan Guru Babussalam Dr. Zikmal Fuad, Mantan Bupati Langkat H. Syamsul Arifin dan H. Ngogesa Sitepu, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan undangan lainnya.

Wakil Bupati, Bupati Langkat, Sekdaprovsu dan Pimpinan DPRD Langkat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya tanda dimulainya Rapat Paripurna HUT Langkat

para Ibu-ibu DWP dan pegawai Sekretariat DPRD Langkat sedang mendonorkan darahnya

DWP Sekretariat DPRD Langkat Lakukan Donor Darah

DWP Sekretariat DPRD Langkat Lakukan Donor Darah

 

Mengawali arisan bulanan di tahun 2021, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dibawah pimpinan Ny. Rosdanelly Basrah Pardomuan laksanakan donor darah, Jum’at (8/1/2021).

Dengan mengundang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Langkat, ibu-ibu DWP mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan untuk kesehatan. Tidak hanya ibu-ibu DWP yang ikut donor, para PNS, pegawai honorer dan tim ahli Sekretariat DPRD Langkat juga turut antusias mendonorkan darahnya.

“Donor darah ini sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan donor darah itu baik untuk kesehatan,” demikian disampaikan Ketua DWP Sekretariat DPRD Langkat Ny. Rosdanelly yang juga seorang tenaga medis dihadapan para pendonor yang berada disalah satu ruang rapat DPRD Langkat.

Antusias para pendonor tampak terlihat dengan masing-masing mendaftarkan diri ke petugas PMI untuk melihat apakah kondisinya memungkinkan untuk diambil darahnya.

Anggi salah seorang petugas PMI, mengatakan seseorang bisa diambil darahnya untuk donor jika tensi/tekanan darahnya antara 100 sampai 170 dengan HB diatas 12.

“Wanita yang lagi haid dan juga ibu-ibu yang lagi menyusui tidak boleh untuk donor,” ujar Anggi.

Ia pun menjelaskan darah yang diambil sebanyak 1 kantong yakni 250 cc, namun kalau berat badan pendonor diatas 100 kg boleh donor diatas 250 cc.

Donor darah juga bermanfaat untuk mencegah gejala stroke, menurunkan asam urat, kolesterol dan melancarkan peredaran darah, jelas petugas PMI itu.

Dalam arisan DWP Sekretariat DPRD Langkat ini, sebanyak 41 orang yang berpartisipasi mendonorkan darahnya.

Ibu-ibu DWP dan pegawai Sekretariat DPRD Langkat sedang mendaftar untuk donor darah

Ibu-ibu DWP dan pegawai Sekretariat DPRD Langkat sedang mendaftar untuk donor darah