Tahun ini DPRD Langkat Sahkan 12 Ranperda

Tahun ini DPRD Langkat Sahkan 12 Ranperda

 

Dipimpin Ketua DPRD Sribana Perangin Angin, DPRD Kabupaten Langkat gelar rapat paripurna dengan agenda pengesahan/persetujuan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Langkat, Selasa (31/8/2021).

12 Peraturan Daerah (Perda) itu adalah tentang Rencana Pembangunan Industri tahun 2022-2042, tentang Perusahaan Umum Daerah Daerah Air Minum Tirta Wampu, tentang RPJMD tahun 2019-2024, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, tentang Penyelenggaraan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan, tentang Penyelenggaraan Pendidikan, tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Bagi Lanjut Usia, tentang Badan Usaha Milik Desa, tentang Produk Unggulan Daerah dan Perda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.

Proses pengesahan ini dilalui setelah sebelumnya Ketua Panitia Khusus yang membahas 12 Ranperda, M. Bahri dalam laporannya menyatakan Panitia Khusus sepakat agar 12 Ranperda disahkan menjadi Perda setelah mereka melakukan pembahasan bersama instansi terkait sesuai dengan produk Ranperda.

“Dalam pembahasan kami telah sempurnakan baik dari segi konsideran sesuai aturan terbaru, penambahan kata-kata dalam pasal, perubahan redaksi maupun penambahan pasal baru,” jelas Bahri.

Selanjutnya, fraksi-fraksi DPRD Langkat melalui juru bicara fraksinya juga menyetujui disahkannya 12 Ranperda dengan memberikan saran-saran agar Perda yang disahkan dapat berdaya guna dan berhasil guna dengan meminta instansi yang berkenaan dengan Perda untuk dapat mensosialisasikan Perda kepada masyarakat.

Pengesahan ditandai dengan ditanda tanganinya Surat Keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Bupati dengan Pimpinan DPRD Kab. Langkat tentang Peraturan Daerah Kabupaten Langkat.

Penanda tanganan Surat Keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Bupati dengan Pimpinan DPRD Kab. Langkat tentang Peraturan Daerah Kabupaten Langkat

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin sebelum menutup rapat meminta kepada Pemerintah Daerah untuk menyiapkan peraturan pendukung demi terlaksananya Perda sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Langkat.

Hadir dalam rapat paripurna itu, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, perwakilan Forkopimda, para Kepala OPD, Camat dan segenap Anggota DPRD Langkat.

Ketua DPRD Langkat Terima Audiensi PC FSP.PP-SPSI

Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Langkat Lakukan Audiensi Ke Ketua DPRD Langkat

 

Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP.PP-SPSI) Kabupaten Langkat yang diketuai H. Hasanuddin Nano, SE lakukan audiensi ke Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Senin (16/8/2021).

Audiensi dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi dengan unsur Forkopimda Kabupaten Langkat. “Alhamdulillah hari ini, Ketua DPRD Langkat yang pertama kali terima audiensi kami setelah dikukuhkannya komposisi dan personalia PC FSP.PP-SPSI masa bhakti 2021-2026 beberapa bulan yang lalu,” ucap Nano sapaan akrab Ketua PC FSP.PP-SPSI Langkat sembari merasa berterima kasih kepada Ibu Sribana Perangin Angin selaku Ketua DPRD Langkat dapat meluangkan waktu disela kesibukan aktivitasnya.

Audiensi PC FSP.PP-SPSI di ruang Ketua DPRD

Nano menyebutkan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah memiliki 17 unit kerja di beberapa perusahaan perkebunan yang ada di Langkat dan keberadaan organisasi FSP.PP-SPSI telah diakui dan sudah terdaftar di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat.

Pada audiensi itu, untuk lebih akrab lagi, Nano pun memperkenalkan kepengurusan PC FSP.PP-SPSI masa bhakti 2021-2026 satu persatu jabatan pengurus dengan posisi Sekretaris dijabat Hamdani S dan Bendahara Thaharah Usmani.

Selanjutnya Sekretaris PC FSP.PP-SPSI, Hamdani, berharap dengan memperkenalkan organisasinya, Ketua DPRD Langkat dapat sebagai pelindung organisasi.

Ketua DPRD Langkat dalam pertemuan itu juga mengungkapkan rasa senangnya didatangi Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. “Sebab gedung DPRD Langkat ini adalah gedung rakyat dan tempat menyampaikan aspirasi. Sebagai Ketua DPRD Langkat saya mendukung keberadaan PC FSP.PP-SPSI yang bertujuan untuk mengayomi para pekerja di sektor pertanian dan perkebunan. Kalau untuk kesejahteraan masyarakat ayo sama-sama kita bersinergi demi kemajuan dan kebaikan masyarakat Langkat,” ucapnya.

Diakhir pertemuan, sebagai bukti keabsahan organisasi, mereka menyerahkan AD/ART PC FSP.PP-SPSI, Keputusan Musyawarah Cabang-V FSP.PP-SPSI, SK Pengesahan/Pengukuhan Komposisi dan Personalia Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Langkat.

Ketua PC FSP.PP-SPSI menyerahkan bukti keabsahan organisasi ke Ketua DPRD

12 Ranperda Disampaikan Dalam Rapat Paripurna DPRD

12 Ranperda Disampaikan Dalam Rapat Paripurna DPRD

 

Sebanyak 12 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Langkat disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Langkat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin didampingi Wakil-Wakil Ketua DPRD; Donny Setha, Ralin Sinulingga dan Antoni, Kamis (12/08/2021).

Dari 12 Ranperda itu, enam Ranperda merupakan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Langkat dan enam lagi merupakan Ranperda inisiatif DPRD Langkat.

Enam Ranperda Pemkab itu yakni Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Langkat tahun 2021-2041, Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Daerah Air Minum Tirta Wampu, Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 11 tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Langkat tahun 2019-2024, Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda Penyelenggaraan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Perumahan dan Ranperda tentang tentang perubahan atas Perda nomor 1 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sementara enam Ranperda inisiatif DPRD adalah Ranperda tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Ranperda Badan Usaha Milik Desa, Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Bagi Lanjut Usia, Ranperda Bumdes, Ranperda Produk Unggulan Daerah dan Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.

Pada rapat paripurna itu, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin melalui Wakil Bupati Langkat, H. Syah Afandin memberikan penjelasan latar belakang diajukannya Ranperda. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Langkat Pimanta Ginting juga menjelaskan Ranperda inisiatif dihadapan rapat paripurna yang dihadiri segenap anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, Kepala OPD dan Camat.

Masing-masing Ranperda yang disampaikan ditanggapi oleh kedua belah pihak, Ranperda Pemkab ditanggapi melalui pandangan umum delapan fraksi DPRD Langkat, sedangkan Ranperda inisiatif DPRD ditanggapi Wakil Bupati Langkat dengan memberikan saran dan pendapat baik dari segi payung hukum maupun substansi materinya.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin mengatakan bahwa proses pembentukan peraturan daerah itu sesuai aturan dimulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan dan pengundangan.

Akhirnya rapat paripurna diskoor rapat untuk mendengarkan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi dan tanggapan fraksi atas pendapat Bupati terhadap penjelasan Ranperda inisiatif DPRD Langkat pada esoknya.

Pemkab Langkat Alokasikan Anggaran PPG Guru PAI

Pemkab Langkat Alokasikan Anggaran PPG Guru PAI

 

Raut wajah ceria bercampur haru bagi Aliansi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Langkat saat mendengar Pemerintah Kabupaten Langkat menampung anggaran pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2021.

Kabar baik ini berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan DPRD Kabupaten Langkat pada Senin (9/8/2021) dipimpin Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni bersama Komisi B yang dihadiri Sandrak Herman Manurung, Fatimah dan Ahmad Senang untuk menindak lanjuti hasil audiensi Aliansi Guru PAI beberapa hari sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni didampingi Ketua Komisi B Sandrak Herman Manurung dan Sekretaris Komisi B Fatimah saat memimpin RDP.

RDP ini juga dihadiri Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPKAD, Kacabdis Pendidikan Stabat Dinas Pendidikan Provsu, perwakilan Kementerian Agama.

Dalam RDP, Antoni meminta melalui Dinas Pendidikan dan BPKAD agar anggaran PPG bagi Guru PAI ditampung dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Langkat tahun 2021.

“Ada 39 orang yang perlu dianggarkan, yang terdiri dari 26 orang Guru PAI tingkat SD, 2 orang Guru PAI tingkat SLTP dan 11 orang Guru PAI tingkat SLTA,” sebut Antoni dalam RDP.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan H. Saiful Abdi dan Kepala BPKAD M. Iskandarsyah mengiyakan akan menampung anggaran PPG sesuai kewenangan Pemerintah Kabupaten yakni untuk Guru PAI tingkat SD dan SLTP.

“Untuk SLTA, kita menyesuaikan mekanisme agar Kacabdis Pendidikan Stabat Dinas Pendidikan Provsu yang berkoordinasi dengan pihak-pihak yang ada di tingkat provinsi,” ungkap Iskandarsyah menambahkan.

Sekretaris Komisi B, Fatimah, berharap kepada M. Basir S. Hasibuan selaku Kacabdis Pendidikan Stabat agar menjadi corong untuk dapat menuntaskan 11 orang Guru PAI tingkat SLTA tertampung anggarannya di Provinsi Sumatera Utara.

Dan hal ini langsung disanggupi Kacabdis, “besok saya akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Provinsi Sumatera Utara,” sebut Basir.

Koordinator Aliansi Sami’in, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang merealisasikan keinginan para guru-guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Langkat.

Dipenghujung rapat, Wakil Ketua DPRD Langkat berharap para guru-guru Pendidikan Agama Islam tetap semangat dalam mengajar. “Berikan yang terbaik untuk anak-anak didik demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Langkat,” pungkasnya.

DPRD Langkat Tetapkan 6 Draf Ranperda Inisiatif

DPRD Langkat Tetapkan 6 Draf Ranperda Inisiatif

 

DPRD Kabupaten Langkat tetapkan enam Draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif DPRD Langkat menjadi Ranperda Inisiatif DPRD Langkat melalui rapat paripurna internal, Senin (9/8/2021).

Proses penetapan ini dilalui setelah tahapan-tahapan yang sebelumnya dimulai dari rapat paripurna pengambilan keputusan usul judul Ranperda inisiatif, rapat paripurna penetapan dalam program pembentukan peraturan daerah, pembahasan di Bapemperda, pembuatan naskah akademik kemudian dilakukan konsultasi publik terhadap enam Ranperda.

Enam Ranperda itu adalah Ranperda tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Ranperda Badan Usaha Milik Desa, Ranperda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Bagi Lanjut Usia, Ranperda Produk Unggulan Daerah dan Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin, SE yang memimpin jalannya rapat paripurna mengetuk palu sidang sebanyak satu kali setelah menanyakan kepada anggota DPRD Langkat yang hadir dan menyatakan setuju.

Sebelum Ketua DPRD Langkat mengetuk palu siidangnya, dalam rapat paripurna itu Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Langkat Drs. Pimanta Ginting diatas podium merinci secara detail latar belakang dan tujuan penyusunan Ranperda, sasaran yang ingin diwujudkan dan ruang lingkup yang akan diatur dalam Ranperda inisiatif.

Ketua Bapemperda Drs. Pimanta Ginting menyampaikan latar belakang Ranperda inisiatif

“Proses yang begitu panjang ini hendaknya membuat kita semakin bersungguh-sungguh melahirkan enam Ranperda inisiatif yang berkualitas,” ucap Ketua DPRD Langkat.

Karena itu lanjutnya, kepada Panitia Khusus yang selanjutnya bertugas membahas enam Ranperda ini dengan mengundang pihak pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya untuk dapat bekerja dengan baik sehingga nantinya peraturan daerah yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan dan untuk kesejahteraan masyarakat.

Penetapan enam Ranperda inisiatif ditandai dengan dibacakannya Surat Keputusan DPRD Kabupaten Langkat tentang penetapan draf Ranperda inisiatif DPRD menjadi Ranperda inisiatif DPRD oleh Sekretaris DPRD Langkat Drs. Basrah Pardomuan.

Aliansi Guru PAI Langkat Beraudiensi ke DPRD

Aliansi Guru PAI Langkat Beraudiensi ke DPRD

 

Aliansi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Langkat lakukan audiensi ke kantor DPRD Kabupaten Langkat terkait pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2021. Audiensi diterima Wakil Ketua DPRD Langkat, Ir. Antoni di ruang kerjanya, Jum’at pagi (6/8/2021).

Koordinator Aliansi Sami’in, S.Pd menjelaskan kepada Wakil Ketua DPRD Langkat menyangkut surat Dirjen Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia nomor : B-1846/DJ.I/Dt.I.IV/HM.01/09/2020 tentang koordinasi pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam tahun 2021 dengan pemerintah daerah.

Sami’in dikesempatan itu mengucapkan terima kasih yang mana sebelumnya Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat telah membantu kegiatan PPG tahap pertama. Ia pun berharap kembali pada tahap kedua dapat dibantu sebanyak 39 orang guru PAI untuk menjadi peserta PPG oleh pemerintah daerah dengan anggaran sebesar Rp. 6.200.000,- per peserta.

“Dari 81 orang calon peserta Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama tahun 2021 dari Kabupaten Langkat, 39 orang guru PAI ini yang belum mengikuti PPG,” jelasnya.

Selain itu, Aliansi Guru PAI mengharapkan perhatian pemerintah daerah terhadap guru PAI yang bernaung dibawah Kementerian Agama. “Salah satunya, kami guru PAI tidak bisa ikut seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” lirih salah seorang Aliansi Guru.

Menyahuti usulan yang disampaikan Aliansi Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Langkat, Antoni menegaskan akan menindaklanjutinya agar anggaran 39 orang guru PAI dapat tertampung dalam anggaran perubahan APBD Kabupaten Langktahun 2021.

“Ini akan kami perjuangkan, karena dengan peran guru PAI maka akhlak generasi penerus bangsa ini akan baik dan kita semua tidak ada apa-apanya tanpa peran guru. Sebutan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dan ikhlas beramal akan jadi perhatian kami,” sebutnya.

Dirinya pun berjanji akan menindak lanjuti secepat mungkin dengan mengundang pihak-pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD Langkat dan menghadirkan Aliansi Guru PAI Kabupaten Langkat.

Antoni menambahkan terkait bahwa Guru Agama Islam yang merasa dianaktirikan, nanti dalam RDP kita bahas bersama-sama, mungkin ada aturan-aturan yang mengatur akan hal tersebut, yang mana pemerintah harusnya memperhatikan nasib guru agama islam yang mengajar di sekolah negeri dan swasta.

Senat Mahasiswa STAI JM Beraudiensi Ke DPRD Langkat

 

Dalam rangka menyampaikan hasil buah pikiran yang telah dirangkum oleh para mahasiswa pada Rapat Kerja Pengurus Senat Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura Langkat, Pengurus Senat Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura lakukan audiensi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat.

Audiensi disambut  langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin didampingi para Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga dan Antoni juga Sekretaris DPRD Langkat Basrah Pardomuan.

Audiensi dimulai dengan perkenalan Ketua Senat Mahasiswa STAI JM Langkat Muhammad Muklis yang di dampingi oleh 4 orang anggota. Selanjutnya pemaparan hasil pada Rapat Kerja  Senat Mahasiswa yang akan disinergikan berjalannya program kerja  dengan DPRD Langkat.  Disambung dengan isu-isu yang diangkat adalah terkait pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah, terkhusus percepatan pertumbuhan ekonomi ditengah musibah  pandemi covid 19 yang saat ini sedang melanda.

Dari jalan dan jembatan, soal pembangunan pun tak luput dari perhatian mereka. Ketua Senat Mahasiswa mengatakan bahwa permasalahan yang dikemukakan ini berdasarkan dari kajian survei di lapangan bahwa mahasiswa harus turut andil dalam mendukung dan mengawasi kerja pemerintah.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan, ia mengatakan “semoga silaturahmi kita tetap terjalin, dan apa saja  yang ingin disampaikan untuk kemajuan Kabupaten Langkat segera disampaikan agar kita bisa sama-sama saling terbuka. Ketua DPRD Langkat mendoakan semoga apa yang diniatkan oleh Senat Mahasiswa masa bakti 2021-2022 kedepannya akan dikabulkan. Mahasiswa harus peduli memperhatikan kinerja DPRD, jika ada kekurangan  segera disampaikan jangan didiamkan. Terus lah menjalin silaturahmi ini karena kita semua adalah keluarga didalam rumpun yang sama di Langkat ini. Ibu selaku Ketua DPRD saat ini sangat bangga kepada kalian selalu Senat Mahasiswa yang memiliki semangat silaturahmi membangun yang kuat dan ibu berharap semoga kedepannya tetap terjalin silaturahmi dan komunikasi kita dengan baik,” ungkap Sribana.

Sribana  juga berharap mahasiswa tidak sungkan menyampaikan aspirasi segala hal yang berkembang di Kabupaten Langkat, agar wakil rakyat dapat menjadi jembatan menyikapi persoalan yang ada.

Audiensi diakhiri dengan foto bersama dan saling bertukar cendaramata  sebagai wujud komitmen kedua belah pihak dalam ikut serta mengawal isu-isu yang dikemukakan serta saling bersinergi antara wakil rakyat dan mahasiswa.