Pokir Hasil Reses DPRD Langkat Ditetapkan

Pokir Hasil Reses DPRD Langkat Ditetapkan

 

Sebanyak 759 pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Langkat dari hasil reses yang telah dilaksanakan pada 27-31 Januari 2022 ke masing-masing daerah pemilihan Anggota DPRD Langkat pada masa sidang I tahun ke III tahun anggaran 2022 ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Langkat, Selasa (15/2/2022).

Penetapan ini ditandai dengan dibacakannya Draf Surat Keputusan DPRD oleh Sekretaris DPRD Langkat Drs. Basrah Pardomuan.

Keseluruhan pokir anggota DPRD Langkat yang diparipurnakan ini dibacakan Azmaliah, S.Ag selaku anggota Badan Anggaran DPRD Langkat dihadapan rapat paripurna yang dihadiri Pelaksana Tugas Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dan undangan lainnya.

Dari angka 759 pokir itu, usulan masyarakat dari daerah pemilihan I sebanyak 168 usulan, daerah pemilihan II sebanyak 233 usulan, daerah pemilihan III sebanyak 67 usulan, daerah pemilihan IV sebanyak 129 usulan dan daerah pemilihan V sebanyak 162 usulan.

Azmaliah menyebutkan pokok-pokok pikiran DPRD ini sebelumnya sudah melalui proses, dimulai dari penjaringan aspirasi masyarakat dari kegiatan reses, rapat paripurna penyampaian hasil reses, pembahasan di Komisi-Komisi DPRD Langkat dengan pihak-pihak terkait sesuai usulan yang ditampung anggota DPRD dan pembahasan pada Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat.

Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Antoni yang memimpin jalannya rapat paripurna berharap pokok-pokok pikiran DPRD Langkat yang telah ditetapkan dapat dijadikan prioritas pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat menyediakan ruang dari pokok-pokok pikiran DPRD yang di susun berdasarkan skala prioritas dalam RKPD, sehingga pokok-pokok pikiran DPRD dapat berfungsi didalam pembangunan, sosial dan ekonomi masyarakat Langkat,” ujarnya.

Menanggapi pokir DPRD Langkat itu, Plt. Bupati Langkat yang juga pernah sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara mengatakan reses akan jadi beban moral kalau tidak dapat direalisasikan.

“Keterbatasan anggaran menjadi kendala untuk merealisasikan usulan masyarakat dimaksud, karena itu kedepan perlu dikurangi belanja-belanja lain untuk mempercepat merealisasikannya,” pinta Ondim panggilan akrab Syah Afandin.

Ondim meminta difokuskan usulan yang krusial agar direalisasikan sehingga amanah yang diberikan masyarakat kepada kita dapat dijalankan dengan baik, pungkasnya.

Usulan Infrastruktur Yang Banyak Diminta Dari Hasil Reses

Usulan Infrastruktur Yang Banyak Diminta Dari Hasil Reses

 

DPRD Kabupaten Langkat gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang pertama tahun ketiga tahun anggaran 2022 di ruang paripurna DPRD Langkat, Kamis (10/2/2022).

Dari semua usulan aspirasi yang telah ditampung anggota DPRD Langkat hasil reses tanggal 27-31 Januari 2022, usulan infrastruktur yang paling banyak diminta masyarakat kepada anggota dewan.

Hal ini sesuai yang dibacakan juru bicara masing-masing daerah pemilihan (dapil). Dapil I dibacakan Pimanta Ginting dari PDIP, dapil II oleh Zulhijar dari Partai Gerindra, dapil III oleh H. Rahmanuddin Rangkuti dari Partai Gerindra, dapil IV oleh Husein Sidik Tarigan dari PPP dan dapil V oleh Syamsul Rizal dari PAN.

Juru bicara dapil IV Husein Sidik Tarigan dari PPP menyerahkan laporan reses ke Plt. Bupati Langkat

Melalui masing-masing juru bicara dapil, diuraikan siapa-siapa yang melaksanakan reses, ada yang melaksanakan secara perseorangan dan ada juga yang berkelompok dengan rincian waktu, lokasi reses dan usulan yang ditampung.

Usulan infrastruktur itu seperti pengasapalan jalan dengan hotmix, pengerasan jalan, pemasangan paving blok jalan, pembangunan parit beton, pembangunan embung padi, pembuatan bronjong sungai, pembuatan sumur bor dan pembangunan jembatan.

Selain infrastruktur, ditampung juga usulan bidang sosial dan ekonomi seperti permohonan bantuan mesin jahit, bantuan ternak hewan, bantuan bibit ikan dan bantuan bibit tanaman pohon.

Juru bicara dapil V Syamsul Rizal dari PAN menyerahkan laporan reses ke Plt. Bupati Langkat

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin yang memimpin rapat paripurna mengingatkan kepada anggota dewan yang duduk di komisi-komisi untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat dengan mengundang instansi terkait sesuai persoalan yang disampaikan masyarakat.

Yang selanjutnya sebut Sribana, usulan tersebut akan dibahas Badan Anggaran DPRD Langkat bersama komisi-komisi untuk dijadikan pokok-pokok pikiran DPRD.

“Pokok-pokok pikiran DPRD ini akan diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sebagai dasar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” paparnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Langkat, H. Syah Afandin, mengatakan bahwa hasil reses DPRD Langkat akan menjadi perhatian eksekutif demi kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif serta dana yang akan merealisasikan hasil reses ini,” ucap Syah Afandin.

Ketua DPRD Langkat Hadiri Musrenbang Kecamatan

Ketua DPRD Langkat Hadiri Musrenbang Kecamatan

 

Kamis, 3 Februari 2022, Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin, SE menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Kutambaru Tahun 2023 di aula kantor Camat Kutambaru.

Kegiatan dihadiri oleh Tim Musrenbang RKPD Bappeda Kabupaten Langkat, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dispora, Dinas Perindag, Dinas Kelautan dan Perikanan, unsur Forkopimcam Kutambaru, 8 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Kutambaru dan undangan lain.

Kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2023 secara resmi dibuka oleh Camat Kutambaru Rahmat Sembiring, S.Pd. M.Pd.

Musrenbang RKPD adalah forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kabupaten.

Ketua DPRD Langkat diacara itu mengatakan bahwa dirinya datang sebagai bentuk tanggung jawab moral pada daerah pemilihannya yang mendudukkannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Langkat periode 2019-2024.

“Hari ini sampaikan usulan yang prioritas karena pada Musrenbang Kabupaten akan dipilih lagi yang priortias sesuai dengan RPJMD Kabupaten Langkat. Musrenbang ini salah satu media untuk merealisasikan usulan pembangunan, selain melalui kegiatan reses anggota DPRD Langkat yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu,” jelasnya kepada para Kepala Desa.

Dijelaskannya bahwa pandemi covid-19 berpengaruh kepada APBD Kabupaten Langkat, sehingga dana APBD terpotong untuk penanganan covid sehingga mengganggu rencana pembangunan yang telah ditentukan sebelumnya.

Namun Ketua DPRD Langkat berjanji, sebagai wakil rakyat akan memperjuangkan usulan-usulan masyarakat agar dapat terealisasi.

Pada Musrenbang RKPD itu, masing-masing kepala desa mengusulkan prioritas untuk desa mereka sesuai dengan data yang telah diinput dalam aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Usulan pengaspalan jalan dengan hotmix menjadi yang utama pada Musrenbang RKPD Kecamatan Kutambaru.