Ketua DPRD Buka MTQ Kecamatan Sei Bingai

Ketua DPRD Buka MTQ Kecamatan Sei Bingai

 

Menjelang diadakannya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Langkat yang rencananya dilaksanakan pada Oktober 2022 di Kecamatan Pematang Jaya, masing-masing kecamatan gelar MTQ untuk menjaring bibit-bibit potensial demi mengharumkan nama kecamatannya.

Kali ini, Minggu (11/9/2022) di Kecamatan Sei Bingai menggelar MTQ ke 55 tingkat kecamatan yang dilaksanakan di Masjid Nurul Islam Pasar VII Namu Ukur Utara yang dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin.

Acara dimulai dengan pawai ta’aruf dari Masjid Taqwa Raider menuju Masjid Nurul Islam oleh ibu-ibu perwiritan dari beberapa majelis taqlim, pelajar MTS dan para kafilah utusan desa, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rayhan Ramadhan Sitepu yang merupakan juara 2 MTQ Kabupaten Langkat tahun 2021.

Ketua Pantia Pelaksana MTQ, Sariono, menjelaskan bahwa MTQ dilaksanakan selama 2 hari dengan diisi beberapa kegiatan perlombaan antara lain Tartil Qur’an, Tilawah Qur’an, Pildacil dan busana muslim anak-anak.

Ketua DPRD Langkat saat pidato

Ketua DPRD Langkat dikesempatan itu menyatakan sangat gembira dan senang menyaksikan di Langkat Hulu yang merupakan daerah pemilihannya begitu semangat dan antusias menyambut pelaksanaan MTQ Kabupaten dengan melaksanakan MTQ disetiap kecamatan khususnya di Sei Bingai.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan MTQ ini yang juga sebagai Syiar Islam yang harus kita dukung bersama sesuai visi Bupati agar Langkat Religius,” ungkap Ketua DPRD dihadapan Plt. Camat Sei Bingai, Danramil, Babinkamtibmas Polsek Sei Bingai, Ka KUA, Ketua DMI kecamatan, para Kepala Desa se Kecamatan Sei Bingai, Ibu-ibu PKK kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ibu-ibu perwiritan dan warga desa Namu Ukur Utara yang hadir.

Semoga dengan kegiatan ini lanjutnya mengatakan, dapat menyeleksi kemampuan anak-anak yang nantinya ikut serta sebagai duta dari Kecamatan Sei Bingai dalam mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Langkat.

“Saya berharap MTQ Kecamatan Sei Bingai ini dapat melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an, dapat membanggakan orang tua dan mengharumkan nama Kecamatan Sei Bingai,” ujar Ketua DPRD Langkat menutup sambutannya.

IGRA Langkat Sampaikan Aspirasi Ke Ketua DPRD

IGRA Langkat Sampaikan Aspirasi Ke Ketua DPRD

 

Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD-IGRA) Kabupaten Langkat lakukan audiensi dengan Ketua DPRD Langkat untuk menyampaikan aspirasi para guru-guru Raudhatul Athfal.

Diterima diruang kerja Ketua DPRD Langkat, Rabu (31/8/2022), Ketua PD-IGRA Kabupaten Langkat Wariyanti menyampaikan ucapan terima kasih telah diterima dan bertatap muka dengan orang nomor 1 di DPRD Langkat itu.

Kami datang selain untuk menjalin silaturahim, juga untuk memperkenalkan keberadaan PD-IGRA Langkat kepada Ketua DPRD Langkat dan menyampaikan aspirasi guru-guru Raudhatul Athfal (RA).

Setelah memperkenalkan satu persatu pengurus IGRA yang hadir, Wariyanti menjelaskan bahwa ada sebanyak 278 sekolah RA di Kabupaten Langkat dan guru-guru RA ini berhimpun dalam ikatan yang bernama PD-IGRA, sebut Wariyanti sembari menjelaskan keberadaan IGRA di Kabupaten Langkat sudah ada dari tahun 2004.

Lebih lanjut Ketua PD-IGRA menjelaskan, Raudhatul Athfal adalah sekolah untuk anak usia dini atau sekolah TK (Taman Kanak-Kanak). RA ini bernaung dibawah Kementerian Agama sedangkan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berada dibawah Dinas Pendidikan dengan nama perkumpulan HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia).

Metode maupun cara mengajar di RA maupun di PAUD, tidak ada perbedaan, hanya saja yang membedakan di guru-guru yang berada di sekolah PAUD mendapatkan bantuan insentif kepada setiap guru PAUD sebesar Rp. 500 ribu per guru per tahun dari APBD Kabupaten Langkat.

“Karena itu, melalui pertemuan audiensi ini, kami berharap kepada Ketua DPRD Langkat dapat memfasilitasi bagaimana caranya agar guru-guru RA juga mendapatkan insentif yang sama dengan guru PAUD yang ditampung dalam APBD Kabupaten Langkat,” jelas Wariyanti.

Mendengarkan apa yang disampaikan Ketua PD-IGRA dan pengurus IGRA yang datang, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin menanggapi positif aspirasi PD-IGRA dan akan menindak lanjuti permintaan PD-IGRA. “Saya akan tindak lanjuti pertemuan ini dengan mengundang Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BPKAD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Bagian Kesra dalam Rapat Dengar Pendapat yang difasilitasi komisi yang membidangi pendidikan yakni Komisi B DPRD Langkat dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Ketua DPRD Langkat mengucapkan terima kasih kepada PD-IGRA yang telah menyampaikan informasi, dengan informasi ini kami jadi tahu persoalan dibawah dan tahu apa yang harus kami perbuat.

“Saya berharap kepada PD-IGRA untuk bersabar terhadap persoalan insentif yang disampaikan, jangan kendor semangat untuk mendidik anak-anak demi mencerdaskan kehidupan bangsa, kami akan responsif terhadap apa yang disampaikan PD-IGRA,” tutup Sribana Perangin Angin mengakhiri pertemuan.

Ralin : Bertahap Saya Upayakan Pembangunan Di Desa Purwobinangun

Ralin : Bertahap Saya Upayakan Pembangunan Di Desa Purwobinangun

 

Saya tidak mau berikan janji manis kepada masyarakat, tapi saya akan upayakan dapat merealisasikan setiap usulan prioritas yang disampaikan masyarakat secara bertahap dapat tertampung dalam APBD Kabupaten Langkat.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat Ralin Sinulingga di hari ketiga pelaksanaan reses masa sidang tiga tahun ketiga ke Desa Purwobinangun Kecamatan Sei Bingai untuk tampung aspirasi masyarakat, Sabtu (3/9/2022) yang kedatangannya disambut warga desa dengan memakaikan kain beka buluh khas suku karo sebagai bentuk penghormatan yang disematkan oleh Kepala Desa.

Ralin pada pembukaan acara reses menyampaikan bahwa Desa Purwobinangun dalam APBD tahun 2022 mendapatkan empat titik pembangunan. “Hari ini saya lakukan reses untuk menampung aspirasi agar dapat masuk dalam APBD 2023 karena saya ingin desa ini tersentuh dalam setiap pembangunan dan desa ini jadi tanggung jawab saya,” ujarnya.

Saya akan menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat kepada saya dengan sebaik-baiknya karena masyarakat lah yang bisa mengantarkan saya duduk di lembaga DPRD Langkat, sambungnya.

Kepala Desa Purwobinangun Rismayanti Br. Keliat dikesempatan itu meminta warga yang hadir untuk menyampaikan aspirasinya kepada Wakil Ketua DPRD Langkat.

“Ayo kita gunakan waktu hari ini untuk menyampaikan aspirasi, rugi kita sudah bertemu langsung dengan wakil rakyat kita, mudah-mudahan dapat direalisasikan,” ajak Kades Rismayanti pada warganya.

Dalam resesnya, Ralin memberikan bantuan beras kepada lansia yang hadir pada saat reses

Dalam reses itu, yang menjadi perhatian Ralin atas permintaan warga adalah jalan penghubung desa ke kwala mencirim dan jalan pertanian.

Dipenghujung acara Ralin mengatakan akan berkoordinasi dengan anggota DPR-RI untuk memenuhi aspirasi warga demi untuk tidak membebani anggaran di Kabupaten Langkat.

Hadir diacara reses itu, Plt. Camat Sei Bingai, beberapa Kepala Desa di Kecamatan Sei Bingai, ibu-ibu PKK, para Perangkat Desa Purwobinangun dan warga.

Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok PKK foto bersama dengan Ralin Sinulingga.

Usulan Masyarakat Dari Hasil Reses Dibacakan Dalam Rapat Paripurna

Usulan Masyarakat Dari Hasil Reses Dibacakan Dalam Rapat Paripurna

 

DPRD Kabupaten Langkat gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang ketiga tahun ketiga tahun anggaran 2022 di ruang rapat paripurna DPRD Langkat, Senin (5/9/2022).

Pada rapat paripurna itu dibacakan per daerah pemilihan semua usulan aspirasi masyarakat yang telah ditampung anggota DPRD Langkat hasil reses yang telah dilaksanakan tanggal 1-3 September 2022.

Hasil reses dari daerah pemilihan I dibacakan Pimanta Ginting sebagai juru bicaranya, kemudian dari daerah pemilihan II dibacakan Zulhijar, daerah pemilihan III dibacakan oleh Ismed Barus, daerah pemilihan IV oleh Zulihartono dan hasil reses daerah pemilihan V dibacakan Safii.

Melalui juru bicara masing-masing daerah pemilihan (dapil), diuraikan siapa-siapa yang melaksanakan reses, ada yang melaksanakan secara perseorangan dan ada juga yang berkelompok dengan rincian waktu pelaksanaan, lokasi reses dan semua usulan yang ditampung.

Berdasarkan yang dibacakan, permintaan hotmix jalan masih menjadi yang terbanyak yang diinginkan masyarakat.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin yang memimpin rapat paripurna mengingatkan kepada anggota dewan yang duduk di komisi-komisi untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat dengan mengundang instansi terkait sesuai persoalan yang disampaikan masyarakat.

Selanjutnya Ketua DPRD Langkat meminta kepada anggota Badan Anggaran DPRD Langkat untuk membahas lebih lanjut setelah semua usulan dibahas komisi-komisi untuk disepakati sebagai usulan prioritas pembangunan untuk dijadikan pokok-pokok pikiran DPRD.

“Pokok-pokok pikiran DPRD ini akan diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) sebagai dasar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” paparnya.

Rapat paripurna dihadiri Plt. Bupati Langkat yang diwakili Sekda Amril, segenap anggota DPRD Langkat, unsur Forkopimda, Kepala OPD dan undangan lainnya.

Reses Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Antoni Prioritaskan Lanjutan Pengaspalan

Reses Di Desa Tebing Tanjung Selamat, Antoni Prioritaskan Lanjutan Pengaspalan

 

Banyak kiprah Antoni selaku wakil rakyat yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat di daerah pemilihannya. Kue pembangunan sudah banyak dirasakan masyarakat, aspirasi telah banyak disahuti, maka perlu kita dukung kembali pak Antoni sebagai wakil rakyat kedepannya, ucap Rudi salah seorang tokoh masyarakat saat pelaksanaan reses Antoni di Dusun 12 Beteng Rejo Desa Tebing Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang, Kamis (1/9/2022).

Ditambahkan Rudi, jalan-jalan dusun di Desa Tebing Tanjung Selamat saat ini masih banyak yang sifatnya pengerasan karena itu kami mohon dapat ditingkatkan jadi aspal hotmix. “Kami masyarakat disini tidak minta uang saat anggota dewan reses, tapi kami ingin ada pembangunan di desa,” ujarnya.

Senada apa yang diucapkan Rudi, Kepala Desa Tebing Tanjung Selamat, Suheri, dalam sambutannya berharap kepada Antoni yang telah menjabat sebagai anggota DPRD Langkat tiga periode itu, agar memperhatikan jalan desa.

“Masyarakat desa itu hanya meminta jalan enak, penerangan cukup, itu saja warga sudah cukup,” kata Kades yang baru sebulan menjabat.

“Pak Antoni ini kita anggap sebagai orang tua kita, kita sebagai anak perlu meminta, karena itu hari ini mari kita sampaikan keinginan atau aspirasi warga kepada pak dewan,” ajak Kades kepada peserta reses.

Menanggapi permintaan masyarakat, Antoni yang berasal dari Partai Amanat Nasional itu memberikan pemahaman kepada warga yang hadir, bahwa dirinya tidak mau berjanji tapi berusaha untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Faktor anggaran yang membuat saya tidak berani janji, tapi yang prioritas mudah-mudah akan dapat terealisasi,” ucapnya.

Di perubahan APBD 2022 saya sudah tercantum anggaran untuk hotmix jalan Beteng Rejo Desa Tebing Tanjung Selamat sepanjang 500 meter, mudah-mudah di APBD 2023 akan saya perjuangkan untuk lanjutan jalan hotmix itu sampai selesai. “1,2 milyar dana APBD 2022 sudah masuk ke desa ini, itulah yang dapat saya berikan kepada masyarakat, bukan uang tunai yang nilainya sebesar 50 ribu rupiah kepada setiap peserta reses tapi terpenuhinya pembangunan di desa itu yang menjadi perhatian saya, agar dapat dirasakan anak cucu kita semua,” pungkasnya.

Hadir diacara reses itu, Camat Padang Tualang Ramlan Efendy, Lurah Tanjung Selamat, Lurah Batang Serangan, Kades Tanjung Putus, Kades Paluh Pakeh, para perangkat desa dan warga desa.

2,4 Triliun Perubahan APBD Langkat Disahkan

2,4 Triliun Perubahan APBD Langkat Disahkan

 

DPRD Kabupaten Langkat sahkan perubahan APBD Kabupaten Langkat tahun anggaran 2022 sebesar 2,4 triliun menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin bersama Wakil-Wakil Ketua DPRD Donny Setha, Ralin Sinulingga dan Antoni, Rabu (31/8/2022).

Pengesahan perubahan APBD ini ditandai dengan ditanda tanganinya Surat Keputusan dan Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dengan Pimpinan DPRD Langkat, setelah Zulihartono selaku juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat membacakan laporan hasil kerja Badan Anggaran dan penyampaian pendapat akhir fraksi DPRD Langkat yang dibacakan masing-masing juru bicara fraksi yang menyatakan setuju Ranperda perubahan APBD 2022 disahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Langkat.

Diuraikan dalam laporan Badan Anggaran, bahwa dari hasil kesepakatan Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah pada saat pembahasan bersama Kepala OPD, untuk pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun 2022 sebesar Rp. 2.201.128.763.887,- bertambah Rp. 296.162.783.179,- atau naik 16 persen dari anggaran sebelumnya. Sedangkan untuk belanja daerah sebesar Rp. 2.486.238.353.007,- bertambah Rp. 584.272.372.299,-.

Untuk pembiayaan selisih belanja daerah dan pendapatan daerah sebesar Rp. 285.109.589.120,- lanjut Zulihartono menguraikan diambil dari Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (Silpa) sebesar Rp. 291.477.163.832,-. Silpa ini juga digunakan untuk penyertaan modal (investasi) Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat sebesar Rp. 6.367.574.712,-

Plt. Bupati Langkat Syah Afandin dalam pidatonya mengatakan bahwa saran-saran dan rekomendasi Badan Anggaran dan Fraksi-Fraksi DPRD Langkat merupakan masukan yang cukup berarti dalam penyempurnaan perencanaan dan teknis pelaksanaan program kegiatan di masa mendatang.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga proses pengesahan perubahan APBD berjalan dengan baik dan lancar. Ia pun mengingatkan sisa waktu yang terbatas di tahun 2022 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai program dan kegiatan yang telah dianggarkan.

Selanjutnya Ketua DPRD Langkat meminta kepada Plt. Bupati untuk segera menyampaikan Peraturan Daerah perubahan APBD ke Gubernur Sumatera Utara untuk dilakukan evaluasi.

Foto bersama usai pengesahan P.APBD 2022

KPU Langkat Sampaikan Anggaran Pilkada 126 Milyar Ke Komisi A

KPU Langkat Sampaikan Anggaran Pilkada 126 Milyar Ke Komisi A

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat sampaikan anggaran yang diperlukan untuk pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Langkat yang direncanakan pada Nopember 2024 ke Komisi A DPRD Langkat.

Pada penyampaian rencana anggaran itu, Ketua KPU Langkat Sopian Sitepu membeberkan besaran anggaran Pilkada sebesar 126 milyar kepada Komisi A DPRD Langkat dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar diruang rapat Komisi A, Selasa (30/8/2022).

Sopian Sitepu yang hadir bersama empat anggota KPU lainnya menjelaskan bahwa anggaran Pilkada sesuai Undang-Undang nomor 7 tahun 2019 harus ditampung dalam APBD Kabupaten Langkat, sedangkan untuk anggaran Pemilu berasal dari Pemerintah Pusat.

Anggaran yang ditampung dalam APBD ini nantinya berupa hibah yang diberikan Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat kepada KPU Langkat yang dituangkan dalam bentuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Batas waktu NPHD ini harus sudah ditandatangani paling lambat Desember 2023,” sebut Sopian.

Karena itu lanjut Sopian, berharap melalui Komisi A DPRD Langkat dapat mendorong dan menjembatani anggaran Pilkada tersebut.

Menyahuti permintaan KPU ini, Pimpinan dan Anggota Komisi A DPRD Langkat menyikapi dengan serius terkait anggaran pilkada ini. Komisi A meminta KPU agar merincikan anggaran Pilkada untuk dibahas lebih maksimal dengan Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Kita perlu agendakan lebih lanjut untuk membicarakan ini,” ujar Ketua Komisi A, M. Bahri, SH. MH.

Sekretaris Komisi A, Zulhijar juga meminta secepatnya KPU merincikan anggaran Pilkada agar bisa dianggarkan dalam APBD.

“Apakah di R.APBD 2023 atau R.APBD 2024,” ujar Zulhijar.

Terhadap perlu penambahan mobil dinas di KPU, Komisi A juga mendukung dipenuhinya hal itu karena mobilitas KPU saat ini sangat diperlukan pada pelaksanaan tahapan Pemilu maupun Pilkada.

Hadir anggota Komisi A dalam RDP itu, Surialam, Ahmad Senang, Sukardi, Suwarmin dan Dedi.

Fraksi DPRD Langkat Beri Saran dan Masukan Terhadap Ranperda P.APBD

Fraksi DPRD Langkat Beri Saran dan Masukan Terhadap Ranperda P.APBD

 

Delapan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Langkat berikan saran dan masukan terhadap disampaikannya Ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P.APBD) tahun anggaran 2022 oleh Pelaksana Tugas Bupati Langkat pada rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Langkat, Kamis (25/8/2022).

Dalam rapat paripurna itu, Plt. Bupati Langkat Syah Afandin menyampaikan nota keuangan P.APBD tahun anggaran 2022 dengan rincian estimasi pendapatan daerah sebesar Rp. 2.201.128.763.887,- terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp. 123.614.669.600,-, pendapatan transfer Rp. 2.029.164.598.587,- dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 48.349.495.700,-.

Untuk belanja daerah sebesar Rp. 2.486.238.353.007,- terdiri dari belanja operasi Rp. 1.767.649.664.807,-, belanja modal Rp. 363.943.821.320,-, belanja tidak terduga Rp. 10.355.520.445,- dan belanja transfer sebesar Rp. 344.289.346.435,-.

“Untuk kondisi pembiayaan daerah pada P.APBD tahun 2022 berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Tahun Anggaran (SILPA) tahun 2021 sebesar Rp. 291.477.163.832,” ungkap Plt. Bupati Langkat.

Terhadap nota keuangan yang disampaikan ini, fraksi-fraksi DPRD Langkat melalui juru bicaranya memberi saran dan masukan maupun catatan pada pandangan umum masing-masing fraksi.

Pada bidang pembangunan, fraksi PDIP dan fraksi Gerindra meminta Pemkab Langkat agar mengedepankan rasa keadilan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Langkat. Selain itu fraksi Gerindra meminta alokasi dana CSR perusahaan diberikan ke masyarakat sekitar yang merasakan dampak beroperasinya perusahaan.

Pada bidang pendidikan, fraksi KPK, fraksi PAN dan fraksi Demokrat meminta agar sarana dan prasarana sekolah harus memadai dan perlu diatasinya tingginya angka putus sekolah. Selain itu perlu berharap Pemkab menambah jumlah penerima Jamkesda karena masih banyak masyarakat miskin yang belum memiliki KIS gratis. Meminta percepatan pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa agar tidak ada lagi keterlambatan pembangunan di tahun 2022.

Mhd. Salam Sembiring, Ketua fraksi PAN menyerahkan pandangan umumnya kepada Sekda

Untuk bidang kesehatan, fraksi KPK meminta terjaganya kebersihan RSU Tanjung Pura dan terjaganya kualitas layanan pada pasien sebab ada keluhan masyarakat tentang lambatnya penanganan pasien yang masuk IGD terutama pada malam hari.

Fraksi Gerindra, fraksi BPI dan fraksi Golkar menyoroti agar meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) dari segala sektor.

Wakil Ketua DPRD Langkat Donny Setha yang memimpin jalannya rapat meminta Plt. Bupati Langkat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi dan menskoor rapat dalam agenda mendengarkan jawaban Plt. Bupati besoknya.

DPRD dan Pemkab Sepakati KUPA-PPAS P.APBD 2022

DPRD dan Pemkab Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun 2022.

Kesepatakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pimpinan DPRD Langkat dan Plt. Bupati Langkat pada rapat paripurna di gedung DPRD, Jum’at (12/8/2022).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin, didampingi Wakil Ketua DPRD Ralin Sinulingga dan Antoni. Rapat itu juga dihadiri Plt. Bupati Langkat Syah Afandin, Anggota DPRD, Kajari, Ketua KPU dan Kepala OPD.

Sebelum penandatanganan nota kesepakatan, juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat Ahmad Senang membacakan hasil pembahasan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022. Dalam pembahasan antara Badan Anggaran dengan TAPD telah disepakati pendapatan daerah bertambah Rp. 296.162.783.179,- semula Rp. 1.904.965.980.708,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.201.128.763.887,-

Untuk belanja daerah disepakati bertambah Rp. 584.272.372.299 dari anggaran semula Rp. 1.901.965.980.708,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.486.238.353.007 dan pembiayaan netto setelah perubahan sebesar Rp. 285.109.589.120, papar Ahmad Senang.

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat Ahmad Senang menyerahkan hasil Pembahasan KUPA-PPAS P.APBD 2022

Plt. Bupati Langkat Syah Afandin dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada DPRD Langkat dengan semangat kemitraan dan kebersamaan dalam pembahasan, sehingga KUPA-PPAS perubahan APBD 2022 dapat disepakati.

Dirinya menjelaskan bahwa KUPA-PPAS perubahan APBD 2022 memuat beberapa asumsi dan perkiraan yang telah ditetapkan serta program dan kegiatan yang direncanakan dengan mempertimbangkan sisa waktu yang ada.

“Pembahasan dan penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA-PPAS ini, merupakan rangkaian proses  yang sistematis dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah,” pungkasnya.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin diakhir rapat mengingatkan pemerintah daerah untuk segera menyampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2023 untuk dibahas dan disepakati.

DPRD dan Pemkab Langkat Sepakati KUPA-PPAS P.APBD 2022

DPRD dan Pemkab Langkat Sepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun 2022.

Kesepatakan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pimpinan DPRD Langkat dan Plt. Bupati Langkat pada rapat paripurna di gedung DPRD, Jum’at (12/8/2022).

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin, didampingi Wakil Ketua DPRD Ralin Sinulingga dan Antoni. Rapat itu juga dihadiri Plt. Bupati Langkat Syah Afandin, Anggota DPRD, Kajari, Ketua KPU dan Kepala OPD.

Sebelum penandatanganan nota kesepakatan, juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat Ahmad Senang membacakan hasil pembahasan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2022. Dalam pembahasan antara Badan Anggaran dengan TAPD telah disepakati pendapatan daerah bertambah Rp. 296.162.783.179,- semula Rp. 1.904.965.980.708,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.201.128.763.887,-

Untuk belanja daerah disepakati bertambah Rp. 584.272.372.299 dari anggaran semula Rp. 1.901.965.980.708,- sehingga setelah perubahan menjadi Rp. 2.486.238.353.007 dan pembiayaan netto setelah perubahan sebesar Rp. 285.109.589.120, papar Ahmad Senang.

Plt. Bupati Langkat Syah Afandin dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada DPRD Langkat dengan semangat kemitraan dan kebersamaan dalam pembahasan, sehingga KUPA-PPAS perubahan APBD 2022 dapat disepakati.

Dirinya menjelaskan bahwa KUPA-PPAS perubahan APBD 2022 memuat beberapa asumsi dan perkiraan yang telah ditetapkan serta program dan kegiatan yang direncanakan dengan mempertimbangkan sisa waktu yang ada.

“Pembahasan dan penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA-PPAS ini, merupakan rangkaian proses  yang sistematis dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah,” pungkasnya.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin diakhir rapat mengingatkan pemerintah daerah untuk segera menyampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD tahun 2023 untuk dibahas dan disepakati.