Anggota DPRD Langkat Gandeng Muspika Sosialisasikan Corona

Anggota DPRD Langkat Gandeng Muspika Sosialisasikan Corona

 

Anggota DPRD Kabupaten Langkat Sedarita Ginting, SH gandeng unsur Muspika Kecamatan Salapian diantaranya Babinkamtibmas, Babinsa dan Bidan Desa untuk sosialisasikan tentang virus corona (covid-19) kepada masyarakat Desa Pamah Tambunan, Senin (6/4).

Sosialisasi yang diadakan di kantor Desa Pamah Tambunan itu dihadiri perwakilan Camat Salapian, beberapa Kepala Dusun dari 7 Dusun yang ada, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.

Sedarita Ginting ungkap tujuan ia turun ke desa sebagai bentuk perhatiannya agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas mengenai pencegahan, penanganan maupun hal-hal yang harus dilakukan berkaitan dengan virus corona.

Ia mencontohkan bagaimana penanganan terhadap orang-orang luar yang akan memasuki desa karena ketakukan berlebihan di masyarakat terhadap virus corona begitu sangat tinggi.

“Dari pertemuan ini, saya berharap perangkat desa dapat mengetahui apa yang harus dilakukan dan dapat mensosialisasikan ke masyarakat di wilayahnya. Perlu kesadaran kolektif dari individu maupun kelompok agar pandemi virus corona ini dapat kita cegah,” ungkapnya.

Dirinya pun memberi semangat kepada aparat desa terhadap pro kontra di masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga menyarankan di Desa Pamah Tambunan agar dibentuk relawan desa untuk memutus rantai penyebaran virus corona hingga virus corona hilang untuk selamanya.

Dalam pertemuan itu, terjawab pertanyaan-pertanyaan dari para Kepala Dusun, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat dari penjelasan Kanit Binmas Polsek Salapian Aiptu Erwin Ependi, Babinsa Koramil Salapian dan Bidan Desa.

Usai kegiatan sosialisasi, anggota DPRD Langkat Sedarita Ginting memberikan cairan disinfektan untuk dilakukan penyemprotan ditempat-tempat umum di Desa Pamah Tambunan. Ia juga memberi bantuan kepada 4 orang keluarga ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang berada di Desa Pamah Tambunan berupa bahan sembako sebagai bentuk kepeduliannya.

Desa-Desa dan Puskesmas di Kecamatan Binjai Siap Dengan Covid

Desa-Desa dan Puskesmas di Kecamatan Binjai Siap Dengan Covid

 

Kesiapan desa-desa di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat dalam penggunaan Dana Desa (DD) untuk pencegahan virus corona (covid 19) telah rampung dilaksanakan.

Informasi kesiapan ini diketahui saat Ketua DPRD Langkat Surialam, SE didampingi Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat Drs. Basrah Pardomuan mengunjungi kantor Camat Binjai, Jum’at (3/4).

Camat Binjai, Rizal Gunawan Gultom menjelaskan wilayahnya yang memiliki 6 desa telah merampungkan peraturan desa sebagai dasar pencairan dana desa.

“Untuk desa-desa di seluruh Kecamatan Binjai sudah selesai berkas pencairannya, namun dananya belum terealisasi,” ucapnya.

Ketua DPRD Langkat Surialam mengapresiasi kesiapan desa di Kecamatan Binjai yang telah selesai peraturan desanya, karena masih ada desa di kecamatan lain yang belum selesai peraturan desanya.

“Semoga desa-desa yang belum selesai peraturan desanya dapat segera menyelesaikan,” harap Surialam.

Selain melihat kesiapan desa, Ketua DPRD Langkat juga melihat kesiapan puskesmas di Kecamatan Binjai dalam penanganan covid 19.

Secara umum Puskesmas Kecamatan Binjai sudah siap dengan peralatan dan perlengkapannya walaupun perlu ada penambahan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas.

Dihadapan tenaga medis, Ketua DPRD Langkat menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada petugas medis yang bekerja sebagai garda terdepan penanganan covid.

“Semoga tugas mulia yang kalian kerjakan ini menjadi catatan kebaikan,” pungkas Surialam.

Sedarita Ginting, Anggota DPRD Langkat Bantu Masyarakat Perangi Covid

Sedarita Ginting, Anggota DPRD Langkat Bantu Masyarakat Perangi Covid

 

Virus corona (covid-19) yang sudah menjadi pandemi, membuat seluruh pihak ikut memberikan rasa kepeduliannya. Berbagai upaya pun dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Kepedulian itu juga ditunjukan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Golkar, Sedarita Ginting, SH untuk membantu masyarakat Desa Parangguam Kecamatan Salapian dengan memberikan penyemprotan disinfektan.

Bersama Kepala Desa, Babinkamtibmas Desa Indra Naldo dan beberapa warga, Sedarita Ginting ikut memantau penyemprotan yang dimulai dari kantor Desa Parangguam sampai ke rumah-rumah warga yang memiliki 5 dusun .

“Ya, ini salah satu upaya pemutus mata rantai penyebaran covid-19 agar masyarakat dengan 258 kepala keluarga disini merasa aman,” ungkapnya di sela kegiatan penyemprotan, Jum’at (3/4).

Ia juga menghimbau kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sehingga terhindar dari segala penyakit. Selain itu ia berharap agar masyarakat tenang dalam menyikapi virus corona ini supaya tidak terjadi konflik horizontal di masyarakat.

“Untuk menghindari konflik horizontal ini, maka perlu peran semua pihak, baik pemerintah daerah, kecamatan dan desa dapat mensosialisasikan dampak maupun pencegahan dari virus corona ini, karena terlalu banyak informasi yang diadopsi masyarakat sehingga timbul ketakutan,” ucapnya.

Kepala Desa Parangguam, Sentosa Sitepu berharap penyemprotan cairan disinfektan di desanya dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat desa merasa aman dari virus corona karena banyak masyarakat desa yang bekerja diluar desa.

“Banyak juga warga disini yang bekerja di luar daerah dan banyak juga orang luar yang datang ke desa ini, jadi perlu penyemprotan berkelanjutan,” pinta Kepala Desa Parangguam.

Selain membantu kegiatan penyemprotan, Sedarita Ginting juga memberikan santunan uang kepada anak-anak yatim dari 5 dusun di Desa Parangguam yang merupakan kebiasaan lama yang telah ia lakukan.

Anggota DPRD Langkat Tinjau Kesiapan Desa Melawan Covid

Anggota DPRD Langkat Tinjau Kesiapan Desa Melawan Covid

 

Sebagai wujud kepedulian terhadap desa-desa di daerah pemilihannya, anggota DPRD Kabupaten Langkat Sedarita Ginting, SH lakukan peninjauan melihat kesiapan desa melawan ancaman bencana non alam pandemi virus corona (covid-19) yang begitu menakutkan.

Kedatangan legislator Partai Golkar ini disambut Camat Kutambaru Edi Suratman beserta perangkatnya di halaman kantor Camat Kutambaru, Rabu (1/4).

Rombongan langsung meninjau ke Desa Namo Teras dan Desa Kuta Gajah Kecamatan Kutambaru sebagai tujuannya.

Dalam peninjauan itu, Sedarita berbincang dengan perangkat desa mengenai kesiapan desa melawan masuknya virus corona ke desa.

Kedua desa yang ditinjau nampak antusias dan peduli memerangi dampak buruk dari virus corona dengan menyediakan sabun dan air untuk mencuci tangan ditempat-tempat umum, juga memantau warga dari luar yang datang ke desanya.

Sedarita memberikan apresiasi kepada kedua desa yang ditinjaunya dengan kesiapan desa melawan wabah virus corona.

“Salut dengan kedua desa ini, karena telah membentuk relawan dalam melawan virus corona. Semoga kesadaran masyarakat desa disini dalam membentuk relawan, dapat dicontoh oleh desa-desa yang lain,” ujarnya.

Dihadapan perangkat desa, ia meminta apa yang telah dibuat dalam melawan virus corona agar dapat dipertahankan secara berkesinambungan sampai virus corona sirna.

“Terus berkoordinasi dengan semua pihak, agar penangananan virus corona dapat maksimal diberantas,” pinta Sedarita.

Tentunya, lanjut Sedarita Ginting menambahkan, kita juga mengapresiasi kebijakan-kebijakan Bupati Langkat yang begitu komprehensif dalam memberikan semangat dan kepeduliannya terhadap semua elemen masyarakat untuk pencegahan covid-19 ini.

Selain itu, ia pun mengajak masyarakat desa senantiasa tetap waspada sembari menjaga kebersihan dan menjaga kesehatan diri dan keluarga agar terhindar dari yang namanya virus corona.

“Ayo kita berantas virus corona,” ajaknya.

Turut hadir dipeninjauan itu, Kepala Desa Namo Teras dan Kepala Desa Kuta Gajah, Babinkamtibmas, Kepala Puskesmas beserta perangkatnya.

Ketua DPRD Langkat Tinjau Kesiapan Puskesmas Menangani Covid

Ketua DPRD Langkat Tinjau Kesiapan Puskesmas Menangani Covid

 

Ketua DPRD Kabupaten Langkat lakukan peninjauan untuk melihat kesiapan puskesmas-puskesmas di Kabupaten Langkat dalam menangani pandemi virus corona (covid).

Peninjauan ini dilakukannya ke Puskesmas Kecamatan Selesai sekaligus untuk memeriksakan kesehatannya dalam menyahuti surat Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Langkat, Kamis (2/4).

Kedatangan Ketua DPRD yang secara mendadak, tidak menjadi penghalang bagi Puskesmas Kecamatan Selesai dengan kesiapannya untuk memutus penyebaran virus corona dengan menyediakan perlengkapan cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, pengaturan jarak kursi tunggu pasien dan ruang pemeriksaan yang didalamnya terdapat petugas dengan berpakaian APD.

Ketua DPRD Langkat, Surialam, SE menyampaikan kepada para dokter puskesmas yang menerimanya, bahwa dirinya telah menandatangani surat yang ditujukan kepada pimpinan dan anggota DPRD Langkat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terkait virus corona ini.

“Tolong nanti dibantu pemeriksaan kesehatan anggota DPRD Langkat, karena setiap anggota DPRD Langkat akan memeriksakan ke puskesmas berdasarkan daerah pemilihannya,” ucap Surialam.

Dalam peninjauan itu, Surialam menanyakan bantuan-bantuan yang telah diterima Puskesmas Kecamatan Selesai dari Tim Kabupaten terkait penanganan covid.

drg. Ernani selaku petugas menyatakan bahwa telah disalurkan perlengkapan seperti masker, sarung tangan, namun baju APD (alat pelindung diri) belum sampai, tapi Puskesmas Kecamatan Selesai berinisiatif menyiapkan baju dari bahan plastik pengganti APD.

Surialam menjelaskan bahwa APD saat ini sulit didapat, jadi harap bersabar dulu, ucapnya sambil memuji inisiatif yang dilakukan Puskesmas Kecamatan Selesai.

Usai peninjauan, Ketua DPRD melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi kantor Camat Selesai.

Disana ia menanyakan kesiapan desa dalam membuat Peraturan Desa sebagai dasar pencairan Dana Desa yang akan digunakan untuk pencegahan virus corona.

Camat Selesai, Robby Deritawan Sitepu, SE. M.SP menyakinkan bahwa desa-desa yang berada di wilayahnya sudah menyiapkan Peraturan Desa.

“Saya sebagai Camat terus bekerja keras mengingatkan semua Kepala Desa di wilayah saya,” ucap Robby.

Wakil Ketua DPRD Langkat Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Cegah Penyebaran Corona, Wakil Ketua DPRD Langkat Lakukan Penyemprotan Disinfektan

 

Sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran virus corona atau covid-19 di lingkungan tempat tinggalnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Ir. Antoni Ginting lakukan penyemprotan cairan disinfektan.

“Pagi ini kita melakukan penyemprotan disinfektan untuk dua dusun dulu di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang. Dua dusun itu adalah Dusun Bangunan dan Dusun Karang Sari,” kata Antoni di rumahnya yang berada di Dusun Bangunan Desa Tanjung Selamat, Rabu (1/4).

Antoni mengatakan, Rencananya 12 dusun yang ada di Desa Tanjung Selamat akan ia lakukan penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga, mesjid maupun tempat lainnya. Tindakan itu ia lakukan atas himbauan pemerintah dan juga atas kesadaran dirinya untuk melakukan berbagai langkah upaya meminimalisir penyebaran virus corona.

Tidak hanya di Desa Tanjung Selamat, desa lainnya di daerah pemilihannya juga meminta dirinya untuk melakukan hal yang sama.

Antoni mengatakan akan berusaha memenuhi keinginan warga di daerah pemilihannya yang meminta upayanya memutus mata rantai penyebaran covid.

Pada kegiatan itu, Antoni didampingi Hidayat Babinsa Desa Tanjung Putus, Kepala Dusun Bangunan dan beberapa warga mendatangi dari satu rumah ke rumah warga lainnya untuk menyemprotkan cairan disinfektan.

Secara bergantian mereka melakukan penyemprotan. Ada juga warga yang enggan untuk dilakukan penyemprotan di rumahnya, namun dengan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga, akhirnya warga mengizinkan juga, ujar Antoni.

Misdi Kepala Dusun Bangunan mengucapkan terima kasih atas kepedulian Antoni sebagai wakil rakyat dengan upaya yang dilakukannya.

Dirinya berharap apa yang dilakukan Antoni menjadi contoh bagi semua pihak untuk peduli dengan keadaan sekitar.

“Jadi ini salah satu upaya pencegahan, supaya tidak terjadi penularan virus corona,” sambung dia.

DPRD Langkat Pemeriksa Kesehatan Di Posko Penanganan Covid

Tiga Anggota DPRD Langkat Pemeriksa Kesehatan Di Posko Penanganan Covid

 

Dua pimpinan DPRD dan satu anggota DPRD Kabupaten Langkat lakukan pemeriksaan kesehatan ke posko percepatan penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Selasa (31/3).

Dalam pemeriksaan menggunakan alat thermogun, ketiga wakil rakyat itu dalam kondisi baik. Surialam, SE Ketua DPRD dalam kondisi suhu tubuh 36,6 derajat celcius, Wakil Ketua DPRD Ir. Antoni 36,30C dan Risna Lela Sari, SE anggota DPRD Langkat dengan suhu tubuh 36,70C.

Surialam berharap kepada anggota DPRD Langkat lainnya dapat memeriksakan kesehatan terkait covid di puskesmas-peskesmas di wilayahnya karena selaku wakil rakyat kerap berinteraksi didalam maupun diluar daerah dalam menjalankan tugas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, dr. H. Indra Salahudin, M.Kes. MM dan Plt. Kadis Kesehatan dr. Syofyan Armaya yang menerima kedatangan pimpinan dan anggota DPRD Langkat dikesempatan itu memberikan alat thermo gun kepada Ketua DPRD untuk dipergunakan di kantor DPRD Langkat.

Usai pemeriksaan suhu tubuh, rombongan melanjutkan kegiatan meninjau gedung PKK yang merupakan tempat karantina covid bagi OTG (orang tanpa gejala).

Dalam peninjauan yang disaksikan Ketua Satgas Pencegahan Covid 19 Langkat, Irwan Syahri, juga Kepada BPKAD Iskandar, Plt. Kadis PMD Musti Sitepu, Plt. Kadis Kesehatan dr. Syofyan Armaya, Wakil Ketua DPRD Langkat Antoni, mengingatkan Ketua Satgas Pencegahan Covid agar 70 orang yang berstatus OTG yang dikarantina, mendapatkan pelayanan yang baik dan berharap kapasitas 100 tempat tidur gedung PKK tidak ada lagi OTG yang mengisinya.

Sekda dalam penjelasannya, OTG merupakan orang-orang yang baru datang dari daerah gejala virus corona dan OTG yang pulang dari luar negeri dijemput di bandara.

Namun saat ini, ujar Sekda, masyarakat yang datang dari luar negeri melalui imigrasi sudah tidak ada lagi yang datang.

Ia pun juga berharap kepada anggota DPRD Langkat sebagai wakil rakyat, dapat mengingatkan masyarakat Langkat untuk dapat bahu membahu memberantas virus corona dengan menjaga kebersihan dan kesehatan.

Antisipasi Penyebaran Corona, DPRD Langkat Tunda Jadwal Kegiatannya

Antisipasi Penyebaran Corona, DPRD Langkat Tunda Jadwal Kegiatannya

 

Wabah virus corona masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Berbagai cara dan upaya pun terus dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintahan di daerah guna mengantisipasi penyebarannya.

Salah satunya, DPRD Kabupaten Langkat mengeluarkan surat yang ditanda tangani Ketua DPRD, Surialam, SE untuk menunda kegiatan-kegiatan DPRD Langkat di bulan April 2020 walaupun telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Langkat.

Penundaan ini juga untuk menyahuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor : 440/2436/SJ tanggal 17 Maret 2020 tentang pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) di lingkungan pemerintah daerah dan Surat Edaran Bupati Langkat nomor : 440-579/Dinkes/2020 tanggal 17 Maret 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap covid-19 di Kabupaten Langkat.

Penundaan jadwal kegiatan DPRD Langkat di bulan April ini dibenarkan Sekretaris DPRD Langkat, Basrah Pardomuan saat dikonfirmasi.

“Benar bahwa Ketua DPRD Langkat telah menandatangani surat penundaan itu tertanggal 30 Maret 2020 dengan tembusan surat disampaikan diantaranya kepada Bupati, unsur Forkopimda dan camat se Kabupaten Langkat,” jelasnya.

Ia merinci beberapa kegiatan anggota DPRD Langkat di bulan April 2020 yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Langkat yang ditunda itu, diantaranya Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Langkat tahun 2019 yang seyogianya dilaksanakan tanggal 1 April 2020 ditunda sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian.

Penundaan rapat paripurna penyampaian LKPJ ini berakibat juga pada ditundanya rangkaian kegiatan DPRD Langkat, seperti pembahasan LKPJ oleh panitia khusus DPRD Langkat, rapat paripurna pengambilan rekomendasi dan rapat paripurna pembacaan rekomendasi atas LKPJ tahun 2019.

Untuk tetap adanya rekomendasi DPRD Langkat terhadap LKPJ Bupati tahun 2019, Ketua DPRD Langkat meminta Bupati Langkat untuk memasukkan kembali buku LKPJ di akhir April 2020, agar waktu 30 hari pemberian rekomendasi DPRD sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2019 dapat dilaksanakan DPRD Langkat.

Selain mengeluarkan surat penundaan ini, Ketua DPRD Langkat juga membuat surat pemberitahuan untuk meminimalisir penyebaran virus corona kepada tamu-tamu atau pihak-pihak yang akan berkunjung maupun beraudiensi ke DPRD Langkat untuk menunda kegiatan tersebut, pungkas Sekwan.

Langkat Negatif Virus Corona

Langkat Negatif Virus Corona

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Langkat, dr. H. Indra Salahudin, M.Kes, MM menjelaskan sampai hari ini Langkat negatif virus corona (covid 19), walaupun dipemberitaan menyatakan ada 1 orang terpapar virus corona, tetapi yang sebenarnya 1 orang itu bertempat tinggal di Kota Binjai.

Hal ini dinyatakannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan Pimpinan DPRD bersama Komisi B DPRD Langkat yang merupakan komisi yang membidangi kesehatan, dengan mengundang Sekda beserta jajarannya di ruang rapat DPRD Langkat, Senin (23/3).

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemko Binjai agar mereka yang menangani, walaupun Kartu Tanda Penduduk orang yang terpapar virus corona itu terdaftar di Langkat, jadi Langkat sampai saat ini negatif virus corona,” ucap Sekda.

Pimpinan rapat, Ir. Antoni Ginting selaku Wakil Ketua DPRD Langkat mempertanyakan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat mengantisifasi virus corona walaupun sudah ada aturan maupun himbauan pemerintah pusat.

Kami ingin Pemkab dalam mengantisifasi virus corona, penanganannya secara terukur agar masyarakat Kabupaten Langkat dapat terhindar dari virus corona, sambung Wakil Ketua DPRD Donny Setha.

Dalam penjelasan Sekda, Pemkab Langkat sudah secara maksimal mensosialisasikan tindakan maupun pencegahan virus corona kelapisan masyarakat Kabupaten Langkat.

“Kami telah sosialisasikan ke seluruh camat untuk menindaklanjutinya dengan menyampaikan ke pemerintahan terendah, juga melakukan sosialisasi door to door dan sosialisasi melalui 8 radio,” jelas Sekda.

Untuk mengeliminir dan memutus mata rantai virus corona, Pemkab untuk sementara meliburkan murid-murid sekolah.

Selain itu, Puskesmas dan 5 Rumah Sakit sudah kita siapkan untuk menanggulangi kalau ada yang terkena virus, sambungnya.

Dari segi anggaran, Wakil Ketua DPRD Ralin Sinulingga yang turut hadir dalam RDP mengatakan kalau perlu dilakukan pergeseran anggaran untuk mengantisifasi covid 19, selain penggunaan Dana Tak Terduga yang telah ada dianggarkan dalam APBD tahun 2020 karena keadaan darurat.

Hadir dalam RDP itu, Asisten II Hermansyah, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD yang merupakan Ketua Gugus Tugas Covid 19. Dari Komisi B hadir Ketua Komisi B, Yusuf Tarigan, Fatimah, Risna Lela Sari, Ahmad Senang dan Agus Salim.

Sribana Perangin Angin Kunjungi Pendeita Hidrosefalus

Sribana Perangin Angin Kunjungi Pendeita Hidrosefalus

 

Adanya informasi warga Kabupaten Langkat yang berada di Kecamatan Sei Bingai menderita Hidrosefalus, membuat anggota DPRD Langkat Sribana Perangin Angin berempati dengan mengunjungi warga tersebut, Jum’at, (20/3).

Dua warga penderita hidrosefalus itu bernama Ismail Ginting berumur 2 tahun merupakan anak dari pasangan Tantodi Ginting dan Rika warga Dusun 10 Desa Pekan Sawah. Sedangkan Ridho bayi hidrosefalus yang baru berumur 7 bulan merupakan anak dari pasangan Heri dan Erinawati  warga pasar 6 Desa Kwala Mencirim.

Saat mengunjungi kedua penderita hidrosefalus itu, Sribana Perangin Angin didampingi Camat Sei Bingai Asnawati, S.Sos, Kepala Puskesmas Namu Ukur Selatan dan Kepala Puskesmas Namu Trasi, kedua Kepala Desa dan pihak Polsek Sei Bingai.

Sribana mengungkapkan kesedihannya saat melihat warganya ada yang menderita penyakit hidrosefalus. Ia begitu prihatin melihat keadaan anak penderita hidrosefalus dan orang tuanya yang tidak menginformasikan kepada perangkat desa bahwa anaknya sakit.

Dikerumunan warga, Sribana mengingatkan warga, perangkat desa maupun camat agar peduli dengan keadaan sekitar dan melaporkan kejadian seperti ini agar ada penanganan kesehatan yang dilakukan secara cepat.

“Ini mungkin ketidak tahuan kita semua, karena itu mari sama-sama kedepan kita peduli dengan keadaan, mari kita saling membantu yang nantinya akan menjadi amal kebaikan kita. Kita semua pasti tidak mau seperti ini,” lirih Sribana.

Wujud empati Sribana saat mengunjungi itu, dengan memberikan bantuan kepada orang tua penderita hidrosefalus berupa sembako dan uang tali asih.

Selain itu, Sribana memerintahkan perangkat desa Pekan Sawah, Kepala Puskesmas dan Camat Sei Bingai untuk membantu pengurusan kartu BPJS keluarga penderita hidrosefalus agar dapat dilakukan pengobatan lebih lanjut.

Orang tua anak penderita hidrosefalus mengucapkan terima kasih atas kepedulian Sribana Perangin Angin yang merupakan adik Bupati Langkat ini dan mendoakan beliau semoga diberi kesehatan dan kesuksesan.

Perlu diketahui hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak, sehingga meningkatkan tekanan pada otak. Pada bayi dan anak-anak, hidrosefalus membuat ukuran kepala membesar. Sedangkan pada orang dewasa, kondisi ini bisa menimbulkan sakit kepala hebat.